Rilis Lagu Lathi, Weird Genius Gandeng Penyanyi Surabaya dan Masukkan Lirik Jawa Kuno

Selasa, 03 Maret 2020 18:22  | 

Reza Arap



Kapanlagi/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Grup musik EDM Weird Genius belum lama ini kembali merilis karya terbaru mereka. Digawangi oleh Reza Oktovian, Eka Gustiwana, dan Gerald Liu sebuah single bertajuk Lathi dirilis sebagai amunisi baru mereka mengarungi industri musik Indonesia.

Lathi sendiri diambil dari bahasa jawa kuno yang berarti ucapan. Weird Genius pun menggandeng Sara Fajira, penyanyi muda yang pernah mendapat penghargaan Anugerah Planet Muzik asal Surabaya. Dalam lagunya, Lathi bercerita tentang sebuah toxic relationship dalam kehidupan anak muda yang didominasi oleh kebohongan, ego, namun menyiratkan tentang keberanian menghadapi hubungan tidak sehat itu.

"Lagu ini (Lathi) tentang toxic relationship. Pasangan yang memang sudah di dalam lingkaran toxic relationship tapi dia, yaudah, I can't do anything," kata Sara Fajira di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan belum lama ini.

 

 

1. Lirik Bahasa Jawa

Menariknya dalam lagu ini adalah hadirnya lirik dengan menggunakan bahasa Jawa. Sara Fajira pun sebagai penyanyi yang paham bahasa Jawa dipersilakan Weird Genius untuk bereksperimen lirik. Lalu muncullah lirik Kowe ra iso mlayu saka kesalahan. Ajining diri ana ing lathi”, artinya “Kamu tidak bisa lari dari kesalahan. Harga diri seseorang ada di lidah (ucapannya)”, yang diambil dari pepatah lama Jawa “Ajining diri soko lathi, ajining rogo soko busono". Di bagian ini, Sara menyanyikannya dengan gaya sinden Jawa.

"Awal kami bikin (lirik berbahasa Jawa), pertimbangannya Sara dari Jawa Timur, dia tau bahasa yang digunakan. Kita persilakan Sara tulis bahasa Jawa yang bisa bikin kita merinding. Kepikiran juga ada nyinden, kalau ada unsur Jawa tapi liriknya Bahasa Inggris semua, 'kok nggak ada bahasa Jawa?', jadi kita udah tahu kayaknya kita harus tambahin bahasa Jawa, nggak etis kalau nggak dimasukin," ungkap Eka Gustiwana.

2. Kokohkan Jati Diri

Hadirnya lagu Lathi ini menurut Eka semakin mengokohkan positioning dan jati diri Weird Genius kedepannya. Sudah dapat dipastikan bahwa karya-karya Weird Genius berikutnya akan selalu diselipkan unsur budaya sebagai warisab yang harus dipertahankan.

"Kami sudah menemukan jatidiri kami sebagai Weird Genius, band elektronik di Indonesia yang di dalamnya memasukan unsur musik tradisional. Jadi tiga tahun lalu kita masih mencari jatidiri yang seperti apa, maka dari itu kita rilis single terus, ada yang kita sisipin budaya, ada yang nggak. Tapi kali ini kita menemukan sebuah karakter bahwa inilah kami di lagu Lathi ini akan ada suara seperti ini di beberapa lagu berikutnya," tuntas Eka Gustiwana.

(kpl/pur/frs)