CLOSE

Rilis 'GONJANG GANJING', Album Anto Baret Penuh Kritik Sosial

Anto Baret © Kapanlagi.com®

Kapanlagi.com - Pentolan Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ), Anto Baret baru saja merilis album ketujuhnya yang diberi nama GONJANG GANJING. Bukan tema cinta yang menjadi akar dari album ini. Anto Baret justru mengangkat tema seputar kehidupan sosial dan politik untuk karya terbarunya.

Anto Baret mengatakan bila album GONJANG GANJING merupakan gambaran dari keadaan sosial, politik dan permasalahan hukum yang terus menghantui negeri ini. Musisi dengan nama asli Anto S.Trisno ini pun seakan ingin menyindir kinerja para tokoh politik yang belum maksimal.

"Album GONJANG GANJING ini secara keseluruhan menggambarkan terhadap kehidupan yang terjadi di Indonesia saat ini. Selama para pemimpin kita masih banyak yang terlibat korupsi dan tidak tegas dalam mengambil kebijakan. Maka permasalahan akan terus ada di masyarakat," kata Anto Baret saat ditemui di bilangan Bulungan, Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (18/11).

Anto Baret rilis album ketujuh yang penuh kritik sosial © Kapanlagi.com®Anto Baret rilis album ketujuh yang penuh kritik sosial © Kapanlagi.com®

Banyak kasus politik yang menjadi ide dari album ketujuhnya ini. Semua itu dibungkus manis lewat sembilan lagu yang menjadi tracklist di album GONJANG GANJING ini.

"Ada anggota dewan, walikota, bupati hingga menteri yang terlibat kasus suap dan korupsi. Di sisi lain, ada fenomena makelar kasus yang menandakan hukum masih bisa diperjual belikan. Bahkan ada seorang narapidana yang kasus korupsi sedang asyik menonton hiburan di luar penjara," sambungnya.

Tema dan kritikan dari oleh Anto Baret inilah yang membuat album GONJANG GANJING bakalan terasa berbeda dari karya-karya lain. Salut untuk Anto Baret, semoga album ini bisa menjadi sebuah langkah awal untuk Indonesia yang lebih baik.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/far/abl)

Rekomendasi

Trending