RACH? Duet dengan Musisi Jepang idom, 'Call It Love', Angkat Kisah LDR dari Dunia Game

RACH? Duet dengan Musisi Jepang idom, 'Call It Love', Angkat Kisah LDR dari Dunia Game
Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Kolaborasi lintas negara kembali dihadirkan Sony Music Indonesia dan Sony Music Japan. Setelah mempertemukan Sisca Saras dan NeCome lewat lagu Swipe Kanan Kiri, kini giliran solois muda RACH? yang berduet dengan penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser asal Jepang, idom, melalui single bertajuk Call It Love. Lagu tersebut resmi dirilis di seluruh platform musik digital pada 19 Juli 2026.

Tak sekadar menyatukan dua musisi dari negara berbeda, Call It Love juga menghadirkan perpaduan genre hip-dut, R&B, dan pop dengan lirik dalam bahasa Indonesia, Jepang, serta Inggris. Kolaborasi ini menjadi eksplorasi baru yang membawa sentuhan lokal ke dalam kemasan musik berstandar global. Bahkan, lagu tersebut sudah dibawakan secara langsung untuk pertama kalinya di Billboard Live Tokyo 2026 pada 18 Juli lalu.

RACH? mengaku awalnya tak menyangka dipercaya menjadi rekan duet idom. Pelantun bernama lengkap Rachel Florencia Rudy Gunawan itu mengatakan kabar tersebut datang langsung dari Sony Music Indonesia saat mereka menggarap proyek bersama Sony Music Japan.

"Label Sony tiba-tiba mengabarkan kalau mereka lagi ada proyek dengan Sony Music Jepang dan diberi tahu ternyata idom memilihku untuk jadi kolaboratornya. Saat tahu genrenya hip-dut, aku langsung merasa ini bakal jadi tantangan besar karena idom identik dengan pop R&B, sementara lagu pertamaku lebih ke elektronik dan eksperimental. Tapi, karena suka bereksperimen, aku langsung tertarik buat mencoba," ungkap RACH?.

1. Konsep Unik

Di balik kolaborasi tersebut, tersimpan konsep cerita yang cukup unik. Call It Love mengangkat kisah dua orang yang bertemu di dunia game hingga perlahan saling jatuh cinta. Namun, keduanya mulai mempertanyakan apakah perasaan yang muncul benar-benar nyata atau hanya sebatas fantasi digital. Ide cerita itu datang langsung dari RACH? dan kemudian dikembangkan bersama idom dan f4dli dalam sesi workshop selama dua hari.

Konsep tersebut akhirnya berkembang menjadi lagu yang menggambarkan hubungan jarak jauh atau long distance relationship (LDR). Menurut RACH?, cerita dalam Call It Love bisa mewakili perasaan banyak orang yang sedang menjalani hubungan, tetapi terpisah oleh jarak maupun keadaan.

"Semoga lagu ini terasa relate untuk orang-orang yang sedang jatuh cinta, tapi terpisah jarak atau mungkin ada banyak hal yang belum bisa diwujudkan. Tapi, tidak perlu sedih atau tertekan, nikmati saja perasaan yang ada tersebut," jelas RACH?.

2. Harapan

Selain mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan generasi digital, RACH? berharap lagu ini mampu memperkenalkan warna baru dalam genre hip-dut. Ia bersama tim sengaja memadukan unsur musik Indonesia, Jepang, dan Inggris agar tetap memiliki identitas lokal sekaligus mudah diterima pendengar dari berbagai negara.

"Semoga lagu ini bisa diterima dengan baik oleh orang-orang yang mendengarkan. Ini mungkin bukan hip-dut seperti biasanya, tapi hip-dut yang internasional karena kami berusaha menyatukan unsur Indonesia, Jepang, dan Inggris supaya tetap punya identitas lokal, tapi juga bisa diterima secara global," tuturnya.

3. Pencapaian Besar di Awal Karier

Bagi penyanyi kelahiran Cianjur itu, kolaborasi bersama idom menjadi pencapaian besar di awal perjalanan kariernya. Pasalnya, Call It Love merupakan single keduanya setelah Dopamine yang dirilis pada Desember 2025. Kesempatan tampil bersama di Billboard Live Tokyo 2026 pun menjadi pengalaman berharga yang diharapkannya membuka jalan menuju kolaborasi-kolaborasi lain di masa mendatang.

"Ini kesempatan yang luar biasa. Baru lagu kedua, tapi aku berkesempatan berkolaborasi dengan musisi Jepang. Semoga ini bisa jadi pijakan untuk langkah-langkah berikutnya dalam karier bermusikku. Siapa tahu, suatu saat aku mendapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan musisi lokal, seperti Feast atau Agrikulture dan dengan musisi internasional, seperti Hayley Williams dari band Paramore atau DPR IAN. Doakan saja," pungkas RACH?.

(kpl/pur/ums)

Rekomendasi

Trending