Puspa, Siap Saingi Musikalitas Anggun

Moch. Indra Kurniawan  |  Selasa, 08 April 2008 07:10


  • Puspa, Siap Saingi Musikalitas Anggun
    Ilustrasi
Kapanlagi.com - Potensi musisi tanah air memang patut diperhitungkan di luar negeri. Setelah munculnya nama Anggun C Sasmi yang melejit di daratan Eropa, kini Bird Production bersama komposer asal Jerman Peter Heckmann, akhirnya berhasil mengorbitkan penyanyi asal Bali bernama Puspa, yang diklaim punya banyak kemiripan dengan Anggun.

Puspa, kelahiran Gianyar 15 Maret 1982, pada peluncuran albumnya, SOMEDAY, berisi 14 lagu, di Sector Bar, Sanur, Senin (7/4) malam, mengaku sudah lima tahun menunggu kesempatan yang akhirnya bisa tercapai itu.

"Saya telah menekuni satu per satu lagu-lagu yang akhirnya menjadi album ini sejak sebelas tahun lalu. Kesempatan meluncurkan album yang saya harapkan sudah tercapai lima tahun lalu, baru terwujud malam ini," ucapnya.

Penyanyi dengan latar belakang penari klasik Bali itu tampil lincah dan memukau. Ia bergerak dengan gaya tari klasik yang didominasi gerakan bahu dan tangan bagai burung terbang.

Para penonton yang hadir tak henti-henti memberi sambutan tepuk tangan, meski saat mengawali menyanyikan lagu-lagunya terlihat demam panggung, hingga vokalnya kurang jelas, terkalahkan iringan musik.

Dari 14 lagu, Puspa menyanyikan separuhnya. Vokalnya mulai terdengar berkelas ketika menyanyikan lagu Arabica, Bali Menari, Berjanjilah dan Bom Bom yang bernuansa riang gembira.

Vokal dan kelincahannya dinilai mirip Anggun. "Meski mirip Anggun, Puspa ya tetap Puspa. Ia memiliki kelebihan dalam perpaduan gerak tari yang begitu menonjol," kata Peter Heckmann.

Bakat menyanyi pada diri Puspa awalnya ditemukan oleh Kevin Bird, pimpinan Bird Porduction, saat berkunjung ke Pulau Dewata untuk pembuatan sebuah film. Kevin kemudian meminta orang kepercayaannya, Peter Heckmann, untuk mengembangkan bakat terpendam pada diri Puspa yang semula dikenal sebagai penari klasik.

Komposer yang pernah terlibat dalam pengerjaan proyek Depeche Mode, Duran Duran, Enya, T.A.T.U., Ultravox, Hans Zimmer, hingga Boney M itu pun jatuh cinta pada potensi bakat menyanyi pada diri Puspa.

Bird Production bersama Peter Heckmann kemudian mengerahkan kolaborasi multi bintang, dengan melibatkan Dewa Budjana, Balawan, Gus Mantra, Deni Lolot, dan lainnya hingga Puspa menghasilkan album berisi 14 tembang tersebut. (*/boo)

Lihat Arsip Musik

- - -