Pianis Berjari Empat Hee Ah Lee Kembali Kunjungi Indonesia

Kapanlagi.com - Pianis asal Korea yang terlahir cacat fisik dan mental (menderita down syndrome -red), Hee Ah Lee, kembali hadir di Jakarta, dalam rangka peluncuran buku tentang kisah hidupnya berjudul The Four Fingered Pianist.

Gadis berusia 22 tahun itu sampai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis, pukul 17.05 WIB mengenakan gaun putih bersama ibunya Woo Kap Sun yang mengenakan setelan krem serta manajernya.

General Manager Hikmah, penerbit buku The Four Fingered Pianist karya Kurnia Effendi, menyatakan kekagumannya pada gadis yang hanya memiliki kaki sebatas lutut dan hanya memiliki empat jari tangan itu.

"Luar biasa, keterbatasannya tidak membuatnya terlihat menyedihkan. Ia penuh dengan aroma kebahagiaan, tegar, semangat, dan ramah," katanya ketika menjemputnya.

Hee Ah Lee dijadwalkan akan menghadiri peluncuran buku kisah hidupnya The Four Fingered Pianist karya Kurnia Effendi di Depdiknas Jl Sudirman Jakarta pada Jumat (11/4) petang dan bertemu dengan kalangan pers.

Pada kesempatan itu pula gadis yang juga menderita lobster claw Syndrome itu akan menampilkan kepiawaiannya mendentingkan piano ditemani Sherina Munaf dan Dwiki Dharmawan.

Pada Sabtu (12/4), Hee Ah Lee dan ibunya juga akan berdialog dengan sekitar 500 guru di Depdiknas yang diharapkan mampu memberi inspirasi tentang cinta dan didikan seorang ibu terhadap anaknya yang memiliki banyak keterbatasan serta bagaimana keterbatasan diolah menjadi suatu keunggulan.

Ibunya telah membantu gadis kelahiran 9 Juli 1985 itu melupakan keterbatasannya dan menolongnya tumbuh mandiri hingga menjadi pianis andal yang biasa memenuhi undangan konser dari berbagai belahan negara di dunia.

Gadis periang yang pandai memainkan hingga 17 komposisi lagu yang 12 di antaranya berupa repertoar piano klasik itu pernah tampil bersama Richard Clayderman di Gedung Putih AS. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/dar)

Rekomendasi
Trending