Peterpan Menjadi Duta XL
Kapanlagi.com - Operator seluler PT Excelcomindo Pratama (XL) menggaet Grup Band Peterpan sebagai 'duta' dalam rangka promosi Kartu Bebas. "Pilihan terhadap Peterpan karena saat grup merupakan salah satu ikon musik saat ini, sehingga diharapkan dapat memperkuat produk XL Bebas," kata CEO XL Christian De Faria, di Jakarta, Kamis (21/7).
Christian menjelaskan, dengan ketenaran Peterpan, produk XL maupun Telekom Malaysia (TM) sebagai pemilik 27,3% saham XL, dapat dipromosikan hingga ke tingkat Asia.
"Peterpan band paling populer di Indonesia, kami harapkan mungkin akan menjadi terkenal juga di Asia," ujarnya.
Kerjasama XL dengan Peterpan ini terhitung sejak 1 September 2005 hingga 1 Maret 2007 (18 bulan).
Advertisement
Sementara itu, Direktur XL Rudiantara mengatakan, mengatakan Peterpan seusia dengan segmen pasar yang dibidik XL Bebas, yaitu kalangan muda yang usianya 15-24 tahun. "Peterpan tampaknya juga memiliki segmen penggemar yang sama," ujarnya.
Menurut Rudiantara yang juga Sekjen Asosiasi Telepon Seluler Indonesia (ATSI) ini, dari sekitar 40 juta total pelanggan seluler di Indonesia, sebanyak 90% di antaranya merupakan pelanggan pra bayar.
"Lima puluh persen dari pengguna pra bayar adalah anak muda. Sedang XL sendiri pelanggannya 4,5 juta untuk pasca (Xplor) dan pra bayar (XL Bebas, dan Jempol). Lebih dari 50%-nya adalah pelanggan Bebas," katanya.
Sementara itu, vokalis Peterpan Ariel, mengatakan, terpilihnya Peterpan sebagai Duta XL diharapkan juga menjadi ajang promosi untuk grup.
"Seiring perkembangan teknologi telekomunikasi, kita juga memanfaatkan kerjasama ini untuk mempromosikan lagu-lagu Peterpan," kata Ariel yang mengatakan hampir menyelesaikan album kedua pada September 2005.
Sebagai duta XL Bebas dari XL, Peterpan juga mengedukasi pengguna dan calon pengguna layanan XL, serta tampil di sebagian besar ajang promosi perusahaan.
"Selama jadi Duta XL, semua anggota Peterpan akan pakai XL dan tidak bisa jadi duta atau bekerjasama dengan operator lain," tutur pelantun lagu `Ada apa Denganmu` yang mengakui tagihan ponselnya bisa mencapai Rp 2,5 juta per bulan.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(*/dar)
Advertisement
