Perjalanan Tyssa & Dhimas Ciptakan Lagu 'Gelisah' Yang Ternyata Bikin Resah: Galau Atur Waktu - Ribut Melulu

Selasa, 02 Agustus 2022 13:54


Tyssa & Dhimas rilis single perdana berjudul Gelisah ©Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Tidak semua orang terlahir dengan kemampuan multitalenta dan multitasking. Mungkin Agnez Mo adalah salah satu pengecualian, tapi bagi manusia biasa dan jauh dari kesan 'wow' seperti Tyssa & Dhimas, membagi waktu antara dunia pekerjaan dan hobi nyatanya cukup menyita pikiran.

Musisi asal Malang yang baru saja merilis single terbaru mereka yang bertajuk Gelisah ini memang masih awam sekali di industri musik. Terjun di dalamnya menjadi salah satu aksi nekat yang mereka lakukan meski tak menampik kalau keduanya memiliki bakat terpendam yang cukup mencengangkan rekan koleganya.

Berangkat sebagai seorang penyanyi cover lagu di Youtube, dengan tekad kuat, keduanya pun memutuskan untuk mencetak karya original sendiri. Lantas bagaimana proses mereka hingga akhirnya Gelisah didengar puluhan ribu orang?

1. Bermula Dari 'Project Iseng'

Tak pernah terbayangkan di benak Tyssa Madelina, seorang wanita berusia 30 tahun yang suka menyanyi sedari kecil untuk membuat lagu sendiri. Ia memang memiliki bakat di dunia tarik suara dan pernah menjuarai lomba, tapi untuk membuat lagu sendiri? Rasanya sangat mustahil.

Tapi beruntung sekali, tiga tahun yang lalu, Tyssa bertemu dengan koleganya bernama Dhimas Wahyu Nugroho. Selain zodiak yang sama, keduanya ternyata juga memiliki antusiasme serupa di dunia musik.

Jika ditanya bagaimana awal mula Tyssa & Dhimas terbentuk, keduanya mungkin sama-sama bingung menjawabnya. Pasalnya, semua yang mereka jalani sekarang bermula dari ketidaksengajaan.

"Jadi kurang lebih satu tahun yang lalu, Tyssa sempat deactivate Instagram dan membuat akun baru yang username-nya aneh banget, @taleoflevi. Di situ, dia mulai bikin gebrakan gak biasa lewat 'Project Iseng'," ujar Dhimas mengawali cerita terbentuknya duo Tyssa & Dhimas.

2. Project Iseng Hasil Kegabutan

'Project Iseng' yang dimaksud Dhimas ternyata adalah voice note yang diunggah di Instastory. Hanya dengan modal handphone, Tyssa & Dhimas ternyata membuat cover lagu yang saat itu hanya didengar oleh puluhan orang saja, tentunya siapa lagi kalau bukan teman-teman kerja mereka sendiri?

"Aku masih inget banget lagu yang kita cover pertama kali, Location Unknown-nya Honne. Itu sampai sekarang masih aku simpan lho di voice note!" ungkap Tyssa dengan sangat antusias.

"Kita nggak pernah nyangka semua yang berawal dari iseng dan kegabutan akhirnya berbuah manis seperti sekarang ini. Bahkan aku nggak kepikiran bisa nulis lagu sendiri," imbuhnya.

3. Keluar Dari Zona Nyaman

Bermula dari voice note di Instastory, Tyssa & Dhimas pun akhirnya memberanikan diri untuk oncam. Dari situ, perlahan jumlah pendengar mereka di Instagram mulai naik. Tyssa yang awalnya (mengaku) sebagai seorang introvert juga bisa membuka diri dan membentuk komunitas musik yang anggotanya tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

"Awalnya aku mau cari teman di luar kolega kantor yang punya minat sama di dunia musik. Nyari manual lho, lewat hashtag Instagram satu-satu, aku follow, aku DM mereka, sampai akhirnya bisa bikin komunitas Unity Musikgram," tutur Tyssa.

"Dari Unity Musikgram juga aku punya motivasi karena teman-teman di sana keren banget, ada yang sudah punya single original sendiri, ada juga yang suaranya bagus banget. Alhasil aku memberanikan diri keluar dari zona nyamanku selama ini," lanjut wanita kelahiran Kediri ini.

4. Awal Mula Terbentuknya 'Gelisah'

Setelah beberapa kali membuat cover lagu di Instagram dan Youtube, Tyssa & Dhimas akhirnya punya basecamp sendiri. Bukan, bukan studio musik wah dengan perlengkapan yang mumpuni, tempat berkumpul mereka ada di rumah Tyssa.

Pada suatu hari, saat mereka mau membuat cover, hujan deras tiba-tiba datang tak terkendali. Rintik di atap pun membuat noise tersendiri yang membuat mereka sempat emosi karena tak bisa menyalurkan stres di tengah pekerjaan.

"Hujan deres banget, mana atap rumah Tyssa waktu itu kedengeran suara hujan yang cukup ganggu. Akhirnya kita cuma nonton Netflix terus Tyssa kepikiran sesuatu, 'bikin lagu aja yuk!'," papar Dhimas.

 

5. Terinspirasi di Kamar Mandi

Bukan tanpa alasan, ternyata beberapa hari sebelumnya, Tyssa mengaku sudah menyiapkan nada dan beberapa part lirik lagu Gelisah saat lagi di kamar mandi. Saat menemukan nada, tanpa pikir panjang, ia pun langsung merekamnya di handphone.

"Awalnya nemu tuh bagian reff, tapi waktu itu masih belum ada liriknya. Aku cuma nananana aja. Selama beberapa hari, rekaman itu ada dan nggak aku share kemana-mana kecuali Dhimas. Untungnya hujan deras di rumah, kalau enggak mungkin sampai sekarang Gelisah nggak pernah ada," ujar Tyssa.

"Aku kaget dong waktu dikirim voice note rekaman lagu. Apaan ini kok asing nadanya? Aku kira dia minta dicariin chord kayak biasanya eh ternyata itu lagu original. Karena menurutku nadanya unik, bagus, ya udah aku gas aja," lanjut Dhimas.

 

6. 'Gelisah' Yang Ternyata Bikin Dhimas Resah!

Kecintaannya pada musik yang sudah melekat sedari SMP jadi salah satu hal yang nggak banyak diketahui orang dari sosok Dhimas. Bayangkan saja, siapa yang menyangka kalau pria yang suka bercanda receh ini ternyata menguasai banyak alat musik, di antaranya gitar, drum, sampai bass?

Mendapat challenge dari Tyssa untuk mencari chord dari Gelisah pun jadi tantangan tersendiri bagi Dhimas. Ia yang sudah lama tidak menulis lagu mengaku sangat kesulitan mencari kunci yang pas pada awalnya.

"Sulit banget, dia (Tyssa) ini nada dasarnya aneh. Rendah nggak bisa, tinggi banget juga nggak mau. Akhirnya aku berusaha cari kunci yang pas dan itu makan waktu cukup lama. Bayangin aja, dari jam 8 malam sampai jam 2 pagi, lagu Gelisah baru selesai," jelas Dhimas panjang lebar.

"Ya sabar, namanya juga cari kunci yang nyaman ya kan?" sahut Tyssa menimpali.

 

7. Perjuangan Yang Berbuah Manis

Selama berjam-jam menulis lagu dan mencari chord yang pas, akhirnya Tyssa & Dhimas berhasil membuat karya original mereka. Kala itu, Tommy, salah satu kolega mereka juga menjadi saksi dalam pembuatan lagunya.

Tanpa pikir dua kali, Tyssa & Dhimas akhirnya mendaftarkan lagu tersebut ke agregator Netrilis. Prosesnya pun memakan waktu yang cukup lama karena mereka membuat beberapa kesalahan.

"Tyssa ini sotoy. Udah dibilangin jangan pakai artwork sembarangan, eh sempat kena copyright kan. Akhirnya kita harus submit ulang dan itu butuh waktu lama. Kira-kira 2 minggu lah sampai lagu itu beneran rilis di digital platforms," ungkap Dhimas.

 

8. Berantem Jadi Keseharian

Nggak pernah mudah menyatukan dua isi kepala yang berbeda, terutama jika menyangkut ego dari duo lulusan Ilmu Komunikasi ini. Tyssa & Dhimas mengaku sering banget beradu pendapat sampai berantem karena hal sepele. Terbukti dari wawancara di atas, keduanya juga sempat berdebat meski terkadang diselingi dengan candaan.

Beruntung, keduanya tidak pernah bertengkar sampai adu jotos. Perdebatan sengit di antara mereka memang sering terdengar cukup panas, tapi tidak pernah bisa bertahan lama.

"Lumayan sering berantem, dia yang suka cari gara-gara. Tapi nggak lama pasti maaf-maafan, udah kayak Hari Raya Lebaran tiap hari," ceplos Tyssa.

 

9. Bingung Mengatur Waktu

Tyssa & Dhimas memang bukan manusia yang sempurna dan tanpa cela. Sama-sama sudah memiliki pekerjaan tetap, keduanya mengaku bingung beradaptasi dan mengatur waktu antara hobi dan tanggungjawab pada awalnya.

Beruntungnya, proses adaptasi tersebut berlangsung cukup cepat. Bukan hanya karena kemampuan keduanya tapi juga dukungan dari kolega yang luar biasa besarnya.

"Kita beruntung banget karena dikelilingi rekan kerja yang suportif dan baik-baik banget. Awalnya sempat takut ini jadi kendala di pekerjaan tapi ternyata adaptasinya nggak lama, sekarang seperti sudah jadi habit tersendiri," pungkas Dhimas.

 

10. Rilis di Platform Digital

Lagu Gelisah kini sudah ada di semua platform musik digital. Dirilis tanggal 5 Juni 2022, Gelisah sukses mencapai lebih dari 10 ribu stream dari seluruh penjuru dunia.

Dan saat ini, Tyssa & Dhimas bersiap untuk merilis single keduanya. Sedikit bocoran, lagu kedua ini masih tetap tentang cinta, tapi bukan soal cinta dua insan manusia, tetapi lebih kepada cinta diri sendiri, urusan batin, dan mental.

 

(kpl/tmd/dwn)