Perbedaan Jadi Alasan Raisa & Dipha Barus Pilih Konsep Frame Split My Kind of Crazy

Sabtu, 20 Oktober 2018 15:56  | 

Raisa



Raisa dan Dipha Barus © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Sebuah angin segar berhembus dari penyanyi cantik Raisa. Dua hari yang lalu (18/10) ia mengeluarkan sebuah single baru. Tak sendirian, untuk singlenya kali ini ia berkolaborasi dengan Dipha Barus.

Berasal dari genre yang berbeda, Raisa dan Dipha berhasil bekerja sama dengan baik. Lewat lagu berjudul My Kind of Crazy, keduanya membuktikan 2 hal yang berbeda bisa menghasilkan karya yang ciamik. Bahkan bisa dibilang melebihi ekspektasi para pendengarnya.

Siapa sangka jika hasil karya mereka bisa seapik ini? Sungguh di luar ekspektasi. Pasalnya banyak yang mempertanyakan 'Akan seperti apa hasil kolaborasi mereka?, Apakah Raisa yang lebih 'terseret' ke musik Dipha Barus atau sebaliknya?'

Ekspektasi seperti inilah yang sempat membayangi karya kolaborasi Raisa dan Dipha Barus. Hebatnya Raisa dan Dipha Barus bisa membuktikan kalau karya mereka apik dan di luar ekspektasi. Sama halnya dengan konsep video klipnya yang juga di luar ekspektasi, yaitu menggunakan konsep frame split.

1. Kenapa frame split?

Konsep frame split diketahui sebagai konsep video yang menyuguhkan 2 gambaran berbeda di dalam 1 frame. Konsep inilah yang akan kalian lihat pada video klip My Kind of Crazy. Sehingga bukan hanya dari segi genrenya saja yang fresh, tapi juga konsep video klipnya.

Bicara soal konsep frame split, Dipha Barus memberikan informasi terkait alasan dibalik pemilihan konsep ini. Menurut Dipha, konsep ini dipilih karena paling bisa menggambarkan 2 perbedaan di antara dirinya dan Raisa. "Karena menggambarkan dua dunia aja sih. Kayak dua dunia berbeda jadi satu. Sama seperti pertanyaan-pertanyaan orang-orang, 'Gimana cara menyatukan kayak istilahnya dua dunia yang berbeda?' Tapi ternyata bisa juga. Perbedaan itu kalau misalnya diambil perbedaan yang bagus-bagus itu jadi visual yang cantik juga," jelas Dipha Barus saat dijumpai di acara perilisan singlenya bersama Raisa di di CGV Pacific Place, SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (18/10).

2. Proses kreatif

Demi menyuguhkan karya yang apik ini tentunya Dipha Barus dan Raisa tidak mau main-main. Tapi siapa sangka jika prosesnya membutuhkan waktu yang tak singkat. Bahkan hingga bertahun-tahun!

"Kita ketemu itu sebenarnya di Desember 2013. Seperti pada umumnya musisi kalau ketemu tuh, 'Ayo kita bikin sesuatu!' Itu beneran. Terus habis itu sibuk sama project masing- masing. Akhirnya ada inisiasi akhir 2016. Akhirnya kita di studio itu baru bulan puasa tahun ini, terus habis itu berproses," ungkap Dipha Barus.

Dengan kata lain bisa kita simpulkan untuk penggarapan single ini baru digarap secara serius di bulan puasa tahun ini. Artinya sampai siap dirilis, sebenarnya lagu ini hanya membutuhkan waktu dalam hitungan bulan. Ditemui di kesempatan yang sama, Raisa pun menyambung informasi yang diberikan oleh Dipha. Menurut Raisa ia tidak merasa kalau single ini bisa secepat itu dirilis. "Tapi kita rasanya lama, karena dari jadi kita yg ini nih ini nih. karena secara timeline kita masih banyak project lain, jadi kayaknya sekarang ini waktu yg tepat buat diperdengarkan," tutupnya.

Selamat untuk Raisa dan Dipha Barus untuk perilisan single barunya. Pasalnya hingga saat ini, single My Kind of Crazy telah disukai oleh 19 ribu orang! Sudah pada nonton video klipnya belum?

Jangan Lewatkan ini!

Paling 'Ah!' Jadi Alasan Raisa & Dipha Barus Beri Judul My Kind of Crazy

Kolaborasi Bareng Dipha Barus, Raisa Pertama Kali 'Nyemplung' EDM

Terlalu Pribadi, Alasan Raisa Tak Mau Banyak Bicara Soal Kehamilan

Netizen Sebut Mirip Raisa - Nia Ramadhani, Begini Tanggapan Marsha Aruan

(kpl/pur/ren)