Penyebar Death Hoax Jon Bon Jovi Dihakimi Massa!
Jon Bon Jovi
@ Retna
Kapanlagi.com - Kabar palsu tentang kematian Jon Bon Jovi beberapa waktu lalu akhirnya terjawab sudah. Seperti dilaporkan Contactmusic, pelakunya tak lain adalah rocker asal Pennsylvania yang mengaku marah sehingga nekat melakukan hal itu. Tak ayal, dia pun menjadi pelampiasan kemarahan para fans.
Jeffrey Goho, demikian nama pelaku telah mengakui bahwa dirinyalah yang menyebarkan berita bohong bahwa pelantun tembang You Give Love a Bad Name tersebut meninggal dunia pada 19 Desember lalu akibat jatuh di hotel New Jersey sehingga sempat mengalami koma. Namun dia sendiri kini mengaku menyesal dan sama sekali tidak bangga dengan apa yang dilakukannya.
Intinya, alasan Jeffrey melakukan penyebaran berita bohong itu adalah rasa marah dan kesal melihat kesuksesan Bon Jovi dalam karir. Padahal di sisi lain, dia dan anggota bandnya merasa bahwa masuk dapur rekaman saja menjadi hal yang sangat sulit, bahkan seolah tidak terjangkau.
"Aku hanya ingin merasa merdeka dan mulai menyebarkan rumor itu, soalnya aku sangat marah. Aku dengar Bon Jovi selalu sukses, 'Bon Jovi buka usaha restoran', pokoknya aku merasa mereka bisa sukses dalam hal apapun karena nama mereka di dunia musik, bukan karena bisnisnya," ungkap Jeffrey.
Advertisement
Akibat perbuatannya itu, dia pun mendapat banyak email yang mengungkapkan rasa benci dan marah dari para penggemar. Saat memberikan pengakuan pada publik tentang perbuatannya, dia juga meminta fans yang marah tersebut untuk berhenti mengirimi hate mail pada teman-teman band-nya, karena dalam hal ini hanya dia yang terlibat dalam berita yang disebarkannya lewat lewat akun twitter palsu itu.
TIKET KONSER BON JOVI BISA LANGSUNG DIDAPATKAN DI SINI.
MAU TAHU SEPERTI APA HEBOHNYA BERITA KEMATIAN JON BON JOVI? KLIK DI SINI!!!
 Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(cmc/ris)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
