Penjurian KDI 2014 Sengit Seperti Pemilihan Presiden

Fajar Adhityo  |  Senin, 16 Juni 2014 14:35
Penjurian KDI 2014 Sengit Seperti Pemilihan Presiden
Ikke Nurjanah Bersama Juri KDI

Kapanlagi.com - Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2014 telah memasuki babak grand final. Di sini, duel maut antara dua finalis yaitu Syamsir (Medan) dan Yendri (Bangka Belitung) sangat ketat.

Mereka begitu maksimal dengan penampilannya membawakan lagu-lagu dangdut dan melayu. Dewan juri atau penasehat yang malam itu bertugas yaitu Jaja Miharja, Elvi Sukaesih, Ikke Nurjanah, Bertha, dan Purwatjaraka pun merasa sulit menentukan siapa yang terbaik.

"Saya seperti dihadapkan pada situasi untuk memilih presiden RI. Karena kalian berdua adalah yang terbaik di sini," kata Purwatjaraka di studio 3, MNCTV, TMII, Jakarta Timur (11/12) malam.

Pada malam Grand Final KDI 2014 ini kedua kontestan menunjukkan kualitas mereka. Sebagai tantangan pertama, Syamsir dan Yendri diminta untuk menyanyikan 3 buah lagu medley dengan karakter yang berbeda. Setelah itu kedua kontestan juga ditantang untuk berduet dengan penasehat.

"Untuk malam ini, saya lebih menyukai Syamsir," tegas Ikke Nurjanah mengomentari penampilan kontestan berwajah innocent itu.

Ikke Nurjanah/@Foto: KapanLagi.comŽIkke Nurjanah/@Foto: KapanLagi.comŽ

Sedangkan Bertha, dewan juri yang sering memberikan kritik dan masukan kepada kontestan menyatakan bahwa tak ada yang perlu dikomentari dari penampilan peserta. Karena mereka telah berada di titik puncak untuk meraih popularitas sebagai penyanyi dangdut.

"Pokoknya, kalian berdua merupakan yang terbaik di ajang KDI 2014 ini. Pertahankan untuk selalu tampil bagus dan maksimal," tandasnya.

Pada malam Grand Final, dewan juri dan MNCTV belum mendapuk pemenang. Juara 1 dan 2 KDI 2014 akan diumumkan dalam KDI 2014 Result Show yang akan dihelat di TMII, Jakarta Timur. (kpl/ato/faj)



Lihat Arsip Musik

- - -