PBNU: Menolak Lady GaGa, Tak Perlu Kekerasan

PBNU: Menolak Lady GaGa, Tak Perlu Kekerasan Lady GaGa ©fanpop.com

Kapanlagi.com - Busana yang dipakai Lady GaGa saat berada di atas panggung menjadi salah satu alasan satu pihak mengapa bintang Amerika tersebut ditolak kehadirannya di negeri ini. Bahkan ada pula pihak lain yang mengancam akan melakukan aksi kekerasan bila Lady GaGa tetap menggelar konser. Di sisi lain, ada yang menilai Lady GaGa hanya mengekspresikan berkesenian dirinya.


Melihat fenomena tersebut Ketua Umum PBNU Said Agil Siradj yang ditemui di Festival Baitul Amin 2012 di Bojongsari, Depok, Sabtu (19/05), menyatakan pihaknya bukan mempersoalkan busana yang dikenakan sebagai bentuk ekspresi. Namun jika dirasa seni itu tidak menambah nilai manusia, maka harus ditolak tanpa menggunakan kekerasan.


"Bukan masalah atau gak. Kalau seni akan merongrong karakter manusia, ya kita tolak, tapi dengan tidak kekerasan," terangnya.


Di mata Said, seni merupakan bentuk ekspresi kejiwaan untuk membangun karakter dan martabat manusia. Seni juga tidak melulu hanya bernyanyi.


"Seni itu akan menambah nilai pada manusia, tetapi kalau seni yang merusak selayaknya dijauhi," sambungnya.


Lantas bagaimana suara pihak yang menyatakan haram melihat Lady GaGa? Said tersenyum, "Haram atau tidak kalau seni itu faqih," imbuhnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/dis/sjw)

Rekomendasi
Trending