Pasha Ungu Terancam Pasal Tindak Pidana Ringan

Pasha Ungu Terancam Pasal Tindak Pidana Ringan Pasha, vokalis grup Ungu.

Kapanlagi.com - Kekerasan yang dialami oleh Okie Agustina, yang diduga dilakukan oleh mantan suaminya, Pasha Ungu menambah panjang deretan kasus penganiayaan selebriti tanah air. Berhembus kabar bahwa kekerasan tersebut dilakukan oleh Pasha yang dibakar api cemburu.

"Cemburu apapun itu bukan cara yang terbaiklah," kata Okie di Polresta Kedung Haling, Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Lebih jauh, Okie mengaku mengaku trauma atas kejadian yang menimpanya itu.

"Dia juga langsung bicara kalau aku disuruh buat pernyataan kalau aku gak butuh materi lagi. Sebisa mungkin aku menghidupi anak-anak aku sendiri, biar aku gak diinjek-injek terus dan dihina-hina terus."

Lalu, kenapa baru sekarang Okie melaporkan kekerasan yang menurutnya sering ia alami?

"Kalau dulu aku mikirin anak-terus, tapi sekarang aku nekat, aku bisa gila kalau gak mikir diri sendiri. Mudah-mudahan setelah ini dia bisa sadar dan jera. Aku sudah bilang aku bukan siapa-siapa lagi, tapi dia terus begitu. Setelah ini aku akan bawa anak-anak pergi, karena memang itu rumah dia yang beli. Dia juga pernah bilang, jangan mimpi untuk memiliki rumah itu," tandas Okie.

Sementara, pengacara Okie, John Simanjutak, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Pasha tersebut termasuk dalam tindak pidana ringan (tipiring). Namun demikian masih perlu serangkaian penyidikan untuk membuktikannya.

"Ini kita laporkan ke pasal 352, karena ini bentuk tipiring. Masih butuh banyak dari pihak penyidik untuk membawa saksi-saksi. Kasus ini ancaman hukuman hanya 3 bulan dan Pasha tidak bisa ditahan," ujar John.

Soal kasus pemukulan yang dilakukannya pada Idea Fasha, menurut John itu masuk masa percobaan.

"Kalau kasus lalu itu kan masa percobaan, kalau masih berlaku dia bisa ditahan. Tapi itu harus melalui pengadilan dulu, batas waktunya itu satu tahun," pungkasnya.       

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/buj/bun)

Rekomendasi
Trending