Pasca Tragedi Connecticut, Pemutaran Lagu Kesha Merosot

Adhib Mujaddid  |  Kamis, 20 Desember 2012 19:01
Pasca Tragedi Connecticut, Pemutaran Lagu Kesha Merosot
Kesha @foto: justjared.com

Kapanlagi.com - Tragedi penembakan di Sekolah Dasar Sandy Hook memiliki efek yang besar di Amerika Serikat, termasuk bagi para musisi. Kesha adalah salah satunya. Single andalan Kesha, Die Young yang sebelumnya sangat populer tiba-tiba drop. Radio-radio di Amerika Serikat semakin jarang memutar lagu tersebut.

Alasannya jelas. Die Young dianggap memiliki lirik yang sangat sensitif bila dikaitkan dengan insiden yang membunuh 26 nyawa tersebut. Lirik lagu Die Young sendiri menceritakan tentang kematian di masa muda.

"Let's make the most of the night like we're gonna die young. We're gonna die young. We're gonna die young," bunyi lirik lagu Die Young.

Seperti yang diberitakan di Situs TMZ, lagu Die Young yang sebelumnya memang sering diputar di radio-radio Amerika Serikat. Bahkan kabarnya single tersebut telah didengarkan lebih dari 167 juta pendengar pada Jumat (14/12). Namun sehari kemudian lagu itu merosot dan hanya menjadi 3 juta pendengar.

Kesha sendiri sebelumnya telah mengakui bahwa ia sangat sedih dengan insiden mengerikan tersebut. Penyanyi nyentrik ini mengaku bahwa ada unsur paksaan ketika menyanyikan lagu tersebut.

Ketika diwawancarai Radi0 95.5 WPLJ baru-baru ini, Kesha kembali mengungkapkan bahwa sebenarnya ia sudah berhati-hati kala menulis lagu tersebut. "Aku meyakinkan  setiap kata benar-benar sesuai dengan diriku karena aku tidak ingin ada kesalahpahaman dengan orang-orang di seluruh dunia. Aku menulis dan menulis kembali lagu itu sampai 10 kali," ujar Kesha.

Simak ungkapan Kesha tentang lagu Die Young mulai menit 2.07 di video berikut ini:

(tmz/adb)

Lihat Arsip Musik

- - -