Para Penonton Konser Ini Ditahan Polisi Dengan Alasan Konyol

Para Penonton Konser Ini Ditahan Polisi Dengan Alasan Konyol
Taylor Swift @foto: fameflynet

Kapanlagi.com - Diringkus polisi karena berkelahi saat menonton konser sudah jamak terjadi di Indonesia. Mereka ditahan karena dianggap menganggu kenyamanan penonton konser lainnya.


Masih tentang penangkapan penonton konser, beberapa kasus ini lebih pantas dianggap kejadian konyol. Tak tanggung-tanggung, insiden ini terjadi di konser-konser artis besar termasuk Taylor Swift dan Pink.


Seperti apa kisahnya? Simak ulasannya pada halaman berikut ini.

1. Taylor Swift = Setan

Odde

Pria bernama Joseph Jackson ini benar-benar dibutakan oleh fanatisme. Dengan alasan ada perubahan negatif pada Taylor Swift sejak album keempat, ia menumpahkan kekesalannya lewat poster yang ia bawa pada konser di Heinz Field Saturday, S Pittsburg, Juli 2013.

Menurutnya ada setan yang merasuki tubuh Taylor Swift. Dianggap terlalu provokatif, Joseph pun segara ditahan oleh petugas keamanan. "Taylor Swift sedang bersama setan!" tulisnya.

"Taylor Swift adalah setan dan dalam 6000 tahun adalah enam hari untuknya dan kematian ada pada hari keenam, jadi Taylor Swift sedang dalam bahaya," ungkapnya di kesempatan lain.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Disangka Bawa Bom

odde

Hati-hati dengan pesan yang kamu tulis di jejaring sosial. Apa yang dilakukan salah seorang fans Pink ini bisa dijadikan pelajaran.

Saking antusiasnya jelang menyaksikan konser Pink, remaja 16 tahun ini menulis sebuah lirik lagu favoritnya di Twitter. Apes, penyelenggara konser salah memahami. Ia justru disangka hendak meledakkan arena konser.

"@Pink I'm ready with my Bomb. Time to blowup #RedLaverArena B*tch," tulisnya, Juli 2013 lalu.

Remaja ini akhirnya ditahan pihak berwajib dan dibebani hukuman kerja sosial. Saat diwawancarai, ia mengaku terinspirasi dengan lirik lagu Timebomb dari album THE TRUTH ABOUT LOVE.

"Maksudku cuma tentang kegembiraan nonton konser Pink. Musiknya, efeknya, cuma itu saja," ujarnya.

3. Bendera dan Rasis

Odde

Jangan pernah menirukan aksi pria bernama Darren Walp ini. Menyaksikan konser Toby Keith, ia memanjat pagar dan melambaikan konfederasi dan meneriakkan kalimat rasis.

Ia pun ditangkap dengan tuduhan intimidasi, pelecehan. Berkat aksi memalukannya itu, ia didenda sebesar 50 juta rupiah. Sayangnya ia tak jera dan kabarnya melakukan aksi rasis lainnya beberapa bulan kemudian.

4. Konser Satanic

Odde

Bulan Agustus 2007 silam, peristiwa menghebohkan terjadi di belantika musik Iran. 200 Fans musik underground ditahan pihak kepolisian.

Mereka dianggap mencederai aturan Islam karena ada embel-embel 'setan' di tajuk konser. Apalagi acara ini digelar tanpa izin dari pihak berwajib.

Seperti yang diberitakan di Situs Odde, para remaja ini mengonsumsi alkohol. Wanita dan pria menari bersama, tak ada lagi busana penutup yang jadi aturan di sana.

5. Tinggalkan Anak

Odde

Pretty Red alias Brittany Harrys ditangkap oleh pihak kepolisian saat menonton konser Lil Waynes, Juli 2013 silam. Ia tidak ditangkap karena mabuk, rasis dan sebagainya. Lalu?

Permasalahannya ternyata jauh di luar itu. Ia ternyata ditangkap karena meninggalkan dua anaknya sendirian di dalam mobil hampir tiga jam.

Hal itu terungkap setelah petugas parkir menemui kedua anak kecil tersebut di dalam mobil. Saat ditanya, mereka mengaku ditinggalkan ibunya menonton konser.

6. Lempar Botol

Odde

Kegiatan seperti ini sebenarnya masih beberapa kali terjadi di tanah air. Penonton melemparkan botol ke arah panggung.

Bulan Mei 2013, William C Lewis melemparkan botol minuman keras ke arah panggung. Apes, botol itu ternyata mengarah tepat ke arah wajah Frederick Hibbert, pentolan band Dominion Riverock yang sedang asyik beraksi.

Kepala Frederick berdarah dan segera mendapatkan perawatan. Sedangkan si perusuh, Lewis akhirnya ditahan karena serangan agresifnya.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(odd/adb)

Rekomendasi
Trending