PAMMI Laporkan KCI ke Mabes Polri

 |  Kamis, 06 Desember 2007 15:37


  • PAMMI Laporkan KCI ke Mabes Polri
    Ilustrasi
Kapanlagi.com - Dipimpin Rhoma Irama, sejumlah anggota Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) menyambangi Mabes Polri di Kebayoran Baru tadi pagi. Kedatangan rombongan ini guna melaporkan dugaan penipuan disertai penggelapan yang diperbuat Karya Cipta Indonesia (KCI).

Diperoleh informasi sejak 2005 tugas penagihan terhadap hak pencipta lagu anggota PAMMI oleh KCI di berbagai tempat yang melantunkan lagu ciptaan mereka resmi dihentikan. Namun kenyataannya tidak demikian. Hal ini karena PAMMI sudah membentuk lembaga sendiri untuk mengambil hak para pencipta lagu bernama Asosiasi Hak Cipta Dangdut Indonesia (AHCDI).

Tapi belakangan KCI kembali bertugas mengkolektif hak para pencipta anggota PAMMI. Bahkan KCI telah mentransfer uang ke rekening sejumlah anggota PAMMI sejak Juni 2007. Hal ini diketahui saat AHCDI hendak mengkolektif ke sejumlah tempat. Tindakan tersebutlah yang membuat kesabaran habis. Tentang ini dibenarkan Bang Haji, begitu Rhoma Irama disapa, usai memberikan laporan.

"Jadi kami melaporkan KCI dengan Pasal 372 dan 378 KUHP mengenai penipuan disertai penggelapan. Kami merasa dirugikan secara materi dan immaterial. Biarkan proses hukum yang memproses kasus ini," jelas Rhoma.

Dilanjutkan A Rafiq yang ada di sebelah Bang Haji, sebenarnya tindakan KCI sudah beberapa kali disinggung PAMMI. Namun tak mendapat tanggapan berarti. "Mereka nggak pernah menanggapi dan malah terkesan melecehkan kami," sambung penyanyi yang terkenal dengan celana cutbrai-nya ini.

Lantas bagaimana dengan usaha damai? Dengan santai Rhoma mengatakan bahwa hal tersebut menyerahkan pada perkembangan kasus ini sesuai jalur hukum. (kpl/opa)

Lihat Arsip Musik

- - -