OM PMR Hingga Kerispatih Ramaikan Konser Amal 'Gebyar Kebangsaan' Peduli Palu

Sabtu, 27 Oktober 2018 00:35  | 

Cokelat



Konser Amal 'Gebyar Kebangsaan' Peduli Palu / KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Kepedulian publik Tanah Air terhadap para korban gempa Lombok, Palu, Sigi dan Donggala masih belum surut. Berbagai macam bantuan terus disalurkan dalam bentuk yang berbeda-beda. Kali ini giliran Forum Pemuda Peduli NKRI yang menggelar sebuah Konser Amal Peduli Lombok, Palu dan Donggala, bekerjasama dengan Ikatan Artis Indonesia (IMARINDO), Lambe_Turah, Tiktok dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Gelaran ini bakal digelar pada 27 dan 28 Oktober 2018 di lapangan parkir selatan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Selain kegiatan charity, konser ini juga diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal sama.

"Acara ini sekaligus peringatan hari Sumpah Pemuda. Kita isi dengan konser sekaligus beramal untuk saudara-saudara kita yang mengalami musibah gempa di Palu, Donggala, Sigi dan Lombok," jelas Nanda Persada, Ketua IMARINDO di sela Preskon di Kemang Village, Jakarta Selatan, Jumat (26/10).

1. Diramaikan Musisi Papan Atas

Konser ini dipastikan bakal berjalan dengan menarik jika melihat line-up dari para performernya. Bayangkan saja, Cokelat, Elek Yo Band, Kerispatih, The Rain, Vina Panduwinata & Ikmal Tobing, OM PMR, Alika, Zarro, DJ Widuri, Temon Stand Up Comedy, Ayu Shabila hingga Nima Ilayla Sutardjo bakal bergantian membawakan lagu hits-nya masing-masing.

"Musisi - musisi sudah konfirmasi, hanya mas Ari Lasso yang nggak tampil, karena beliau sedang sakit, Elek Yo Band juga bakal ramaikan konser ini," sambung Nanda.

Sebagai salah satu pengisi acara, Orkes Moral PMR (OM PMR) juga menjanjikan penampilan yang berbeda. "Pokoknya kita bakal tampil beda. Biar kita sudah nggak muda, tapi kita pernah muda dan kita punya semangat," ujar Boedi Padukone mewakili OM PMR.

2. Metode Penggalangan Dana

Ada beberapa metode penggalangan dana yang sudah disiapkan untuk Konser Amal ini. Mereka yang ingin berdonasi bisa melalui media sosial Lambe_Turah dan Tiktok, lalu rekening ACT, maupun on the spot pada saat konser digelar.

"Penggalangan dananya melalui rekening ACT dan media sosial seperti Lambe_Turah dan Tiktok. Pas di lokasi yang hadir bisa on the spot dalam memberikan dana untuk saudara-saudara korban gempa," lanjut Catur Widodo, perwakilan dari ACT.

3. Challenge Spesial Dari Tiktok

Tak cuma sampai situ saja, Tiktok menggelar challenge spesial untuk memeriahkan acara. Intinya adalah himbauan kepada para pemuda Indonesia untuk mendeklarasikan #SemangatPemuda anti hoax melalui aplikasi Tiktok.

Cara untuk mengikuti challenge ini juga sangat mudah. Buat kamu yang belum punya aplikasinya, bisa download melalui Play Store (android) atau Apple Store (iOS), lalu membuat video dengan menautkan tagar dan juga sticker #SemangatPemuda. Ada skrip yang harus diserukan dalam video buatanmu, yakni: 'Semangat pemuda! Bersatu! Anti HOAX! Anti provokasi! NKRI harga mati!'. Challenge spesial ini bakal digelar hingga tanggal 27 Oktober 2018 mendatang.

4. Libatkan MURI

Pada puncak acara nantinya ada Deklarasi Anti Hoax dan Anti Provokasi yang akan dilakukan serentak bersama para generasi millenial yang hadir sebanyak 5.000 orang menggunakan aplikasi Tiktok dengan hashtag #semangatpemuda. Aksi ini akan dicatatkan ke dalam MURI.

Tak ketinggalan ikrar pembacaan Sumpah Pemuda bakal dilakukan oleh seluruh pengisi acara dan para penonton yang hadir sebelum acara penutupan di tanggal 28 Oktober 2018.

(kpl/gtr)