Nuansa Perdamaian di Anugerah Planet Muzik 2009

Darmadi Sasongko  |  Jumat, 05 Juni 2009 07:09


  • Nuansa Perdamaian di Anugerah Planet Muzik 2009
    Afgan - BCL, masuk nominasi APM 2009
Kapanlagi.com - Indonesia dan Malaysia diselimuti 'perang dingin' yang dipicu sejumlah persoalan di kedua negara. Terakhir persoalan kasus Ambalat, dan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami model Indonesia Manohara Odelia Pinot, yang dilakukan suaminya, seorang pangeran Kerajaan Kelantan.

Anugerah Planet Muzik 2009, sebuah perhelatan musik yang memberikan penghargaan kepada para musisi tiga negara, yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura, mencoba peduli dengan memberi 'bumbu' perdamaian di acaranya yang akan berlangsung pada 18 Juli di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre.

"Dari segi bahasa nantinya kita akan gunakan bahasa Melayu, dan rencananya kita akan menghadirkan duta perdamaian di acara puncaknya, agar Malaysia dan Indonesia bisa lebih akrab lagi," ungkap Daniel Hartono, selaku Direktur Utama Global TV, saat konferensi pers di Hard Rock Cafe, Plaza EX Plasa Indonesia, Kamis (4/6).

"Meski dunia musik dan dunia politik sangat berbeda, namun kita berharap bahasa musik bisa menyatukan kita," tambahnya.

Acara Anugerah Planet Muzik 2009 (APM), baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia, dan selama delapan kali penyelenggaraan sebelumnya berlangsung di Malaysia dan Singapura. Ada 18 kategori yang akan diberikan, di antaranya 9 kategori terbaik, 7 penghargaan terpopuler dan 2 kategori penghargaan special, yakni The Planet Muzik Achiefmen Award dan Humanitarian Award.

Sebagai pendukung acara ini adalah Music Award Foundation (YAMI) Singapura dan Sound Recording Industry Association of Indonesia (ASIRI). Dari sekian nominasi yang masuk dalam setiap kategori, didominasi oleh musisi Indonesia, di antaranya Afgan, Krisdayanti, Agnes Monica, Bunga Citra Lestari, Aura Kasih dan lain sebagainya.   

Preskon ini dimeriahkan juga oleh Kuburan Band dan Ina eks Dewi Dewi(kpl/hen/dar)

Lihat Arsip Musik

- - -