Nasionalisme dan Etnik Bertemu di 'Tembang Harmoni'

Darmadi Sasongko  |  Kamis, 13 September 2012 17:21
Nasionalisme dan Etnik Bertemu di 'Tembang Harmoni'
Tembang Simponi @Foto: Bambang

Kapanlagi.com - Indonesia identik dengan semangat nasionalisme dan juga keragaman etnis yang membuat demikian beragam budaya yang dimiliki.

Kondisi itu yang ingin dipotret oleh Renny Djayusman dalam pagelaran Tembang Harmoni yang pagelarankan di Hall D2 Arena Pekan Raya Jakarta dan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (12/09) malam.

Renny mengambil latar pernak-pernik berbagai suku bangsa di Indonesia untuk meramaikan panggungnya dengan kebhinekaan Indonesia. Di sayap kiri terdapat miniatur rumah adat Batak berdampingan dengan rumah adat Toraja serta Dayak. Sementara itu di sisi kanan rumah Honai asal Papua yang dihiasi oleh patung khas Asmat.

Ukiran tradisional Jawa menghiasi sisi tengah panggung di sayap kiri dan kanan juga melengkapi suasana kebhinekaan malam itu di samping penjor dari Bali.

Tembang Simponi melantunkan 18 lagu, 13 di antara merupakan lagu ciptaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sandhy Sondoro, Dira Sugandi, Eka Deli, Joy Tobing, Dharma Oratmangun, Ebiet G Ade, David&Damon Koeswoyo, Cici Paramida, Rio Febrian, Idris Sardi dan sejumlah musisi lainnya tampil memukau malam itu diiringi Twilight Orkestra pimpinan Adhie MS.

Selain ditampilkan lagu ciptaan Yudhoyono, malam itu dilantunkan juga lagu Tanah Air ciptaan Ibu Sud, Indonesia Jaya ciptaan Chaken M, Bendera karangan Erros dan Merah Putih ciptaan Gombloh.

Pertunjukan yang berdurasi dua jam itu berlangsung mulai pukul 20:00 WIB hingga 22:00 WIB juga dilantunkan Badai Pasti Berlalu yang dinyanyikan oleh Berlian Hutahuruk.

Topeng khas Jawa dengan diameter satu meter yang menghiasi panggung bagian atas, tepat di tengah panggung dengan mimik senyum seakan melepas penonton yang malam itu terhibur. Pertunjukkan malam itu memahami makna nasionalisme dan kebhinekaan menjadi salah satu aset pemersatu bangsa yang harus dikembangkan, meski malam itu memang tidak ada satu lagu daerah pun yang dinyanyikan.

Hadir mendampingi Presiden malam itu Ibu Negara Ani Yudhoyono, Mendag Gita Wirjawan yang juga menjadi additional musician malam itu dengan permainan pianonya dan sejumlah pejabat lainnya. (antara/dar)


Lihat Arsip Musik

- - -