Muak Dengan Korupsi? Teriakkan Saja Melalui Lagu 'Mafia Hukum'

Kamis, 30 Oktober 2014 12:01  | 

Navicula



Navicula @facebook.com/navicula


Kapanlagi.com - Para penyuka musik cadas Indonesia pasti sudah tidak asing dengan nama band yang satu ini, Navicula. Kuartet rock asal Bali ini sangat vokal dalam menyuarakan kritik tentang lingkungan hidup, sosial dan budaya di setiap lagu-lagunya.

Karena kecintaan dan kepedulian Navicula terhadap isu lingkungan yang tinggi, membuat band ini dijuluki sebagai green grunge gentlemen. Terbentuk 18 tahun yang lalu, kuartet ini telah mengeluarkan lima buah studio album.

Untuk rilisan teranyar mereka,  LOVE BOMB telah dipasarkan pada akhir 2013 kemarin. Di dalamnya, terdapat satu lagu yang begitu keras mengkritisi perilaku korupsi di negara ini, berjudul Mafia Hukum.

Nah, kali ini kami akan mengupas makna dari lirik lagu Mafia Hukum ini. Karena lagu ini cocok untuk menjadi theme song dan penyemangat  KPK dalam membabat habis para koruptor di Indonesia. Yuk segera simak di sini. (kpl/fnd)

1. Korupsi di Indonesia Sudah Mengakar

Sudah lama sekali agenda pemberantasan korupsi dicanangkan dan digalakkan di negeri ini, namun nyatanya sampai saat ini masih saja menjamur. Bahkan maraknya praktek korupsi di sebuah negara menandakan kalau negara tersebut benar-benar sedang sekarat.

Korupsi... Korupsi... kata ini lagi
Selalu menghantui negeri yang frustasi
Korupsi... Korupsi... semakin menjadi
Apapun terjadi di atas transaksi

Benar sekali, di negara ini, praktek korupsi begitu mudahnya terjadi. Apapun itu, asalkan bisa memperlancar tujuan, semuanya akan dihalalkan melalui korupsi.

2. Penguasa dan Pemodal Tidak Tersentuh Hukum

Mirisnya, penjahat kelas teri macam maling ayam, rampok, tukang zina dengan mudahnya ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan para tersangka korupsi. Meskipun terbukti bersalah, mereka masih saja bisa keluyuran ke luar negeri, ataupun mengurusi jabatan dan usahanya.

Selain itu asalkan punya kuasa dan dekat dengan orang-orang berpengaruh di pemerintahan, niscaya jerat hukum bakal segan mendekati mereka. Wah sungguh kacau sekali nih kalau hukum di negara kita terus-terusan seperti ini.

Tertangkap bercinta dihukum penjara
Korupsi berjuta masih berkuasa
Prinsip imprasial tak berlaku lagi
Siapa punya modal takkan masuk bui

3. Para Koruptor Memiliki Banyak 'Pelindung'

Mau lawan mereka, hati-hati saja
Karena mereka dijaga buaya
Buaya-buaya piaraan mafia
Mafia-mafia isinya pengusaha

Penggalan lirik di verse kedua lagu ini menggambarkan jika berhadapan dengan para pelaku korupsi, kita harus sedikit waspada. Bisa-bisa malah kita yang diberangus oleh mereka.

Bukan apa, karena kebanyakan para pelaku korupsi ini dekat dengan orang-orang penting di pemerintahan. Yang tentunya memiliki andil besar dalam memuluskan bisnis yang mereka jalankan.

4. Penguasa Berkuasa Rakyat Yang Binasa

Kebanyakan para penguasa dan pengusaha ini jika sudah bersatu demi tujuan yang tidak baik, pastinya mereka akan menjadi sosok yang serakah dan tamak. Tak peduli menjadi haknya atau tidak, yang penting kekayaan dan harta benda mereka bertambah.

Pengusaha-pengusaha kongsi dengan penguasa
Walau sudah kaya masih kurang juga
Hukum direkayasa hanya buat yang kaya
Yang jadi korbannya, RAKYAT JELATA

Disaat para penguasa berpesta pora dengan bergelimang harta kekayaan, malah rakyatnya yang harus menanggung bebannya. Sampai kapan seperti ini, negara di isi oleh orang-orang rakus.

5. Penegak Hukum Tak Boleh Pilih Kasih

Menjadi penegak hukum harusnya tidak pilih-pilih dalam melakukan tugasnya. Semuanya sama di mata hukum, baik rakyat biasa, pengusaha, penjabat, hingga Presiden, semuanya sama.

Mafia hukum
Hukum saja
Karna hukum tak mengenal siapa
Mafia hukum
Hukum saja
Karna hukum tak mengenal siapa

Dan semoga saja, komitmen dan kinerja baik KPK untuk terus memberantas korupsi di negeri ini dapat menular ke badan penegak hukum lainnya. Sehingga mereka dapat saling bekerja sama menciptakan negara Indonesia terbebas dari praktek korupsi. Dan juga perlunya dukungan penuh dari pemerintahan baru Indonesia saat ini.

Sebagai penutup, yuk simak lagu Mafia Hukum milik Navicula di sini:

(kpl/fnd)