Mimpi Terwujud, Drummer Cilik Tabola Bale Shelyn Adlyani Akhirnya Bertemu Juan Reza

Shelyn Adlyani Hendroharto (Dok. Pribadi)
Kapanlagi.com - Nama Shelyn Adlyani Hendroharto mulai dikenal berkat kemampuan bermain drum di usianya yang masih sangat muda. Siswi kelas 3 SD asal Papua ini sudah terbiasa memainkan sejumlah lagu populer dengan penuh percaya diri, termasuk karya musisi yang sangat ia idolakan, Juan Reza.
Menariknya, Juan Reza bukan sekadar sosok yang dikagumi Shelyn. Lagu-lagu sang musisi justru menjadi materi pertama yang ia pelajari ketika mulai bermain drum pada usia enam tahun. Dari situlah muncul julukan 'Drummer Tabola Bale' yang melekat pada dirinya.
Advertisement
1. Belajar Drum dari Lagu Juan Reza

Shelyn mulai serius menekuni drum sejak berusia enam tahun. Lagu-lagu Juan Reza menjadi bagian awal dari perjalanan musiknya, termasuk Tabola Bale, Tor Monitor Ketua, dan Ngapain Repot.
"Umur enam tahun aku mulai belajar main drum dan lagu pertama yang aku mainkan dengan drum adalah lagu-lagunya Om Juan Reza," kata Shelyn.
Kemampuannya kemudian membawanya tampil bersama grup Tabola Bale dalam sebuah pertunjukan di ESGE Park. Dalam grup tersebut, Shelyn dipercaya mengisi posisi drummer, sementara Michelle menjadi vokalis, Casey bermain gitar, Tien pada keyboard, Biel pada piano, dan Denis pada bass.
Semakin sering membawakan lagu-lagu Juan Reza, kekaguman Shelyn terhadap sang musisi pun semakin besar. Ia bahkan punya satu wishlist yang sangat ingin diwujudkan, yaitu bertemu langsung dengan idolanya.
"Aku memang sangat ngefans sama Om Juan Reza. Salah satu wish list aku adalah bertemu dengan beliau," ungkap Shelyn.
2. Wishlist Akhirnya Terwujud di Sorong

Harapan tersebut akhirnya menjadi kenyataan pada 5 September 2026. Shelyn berkesempatan bertemu langsung dengan Juan Reza dalam acara Feel Your Papua (FYP) di Sorong.
Pertemuan itu menjadi momen yang sangat berkesan bagi Shelyn. Bocah yang lahir pada 5 Maret 2018 tersebut bahkan sempat kehilangan kata-kata ketika akhirnya berhadapan dengan musisi yang selama ini menjadi inspirasinya.
Saat diperkenalkan sebagai “Drummer Tabola Bale”, Juan Reza tampak antusias dan langsung menyambut Shelyn dengan hangat. Keduanya kemudian berfoto bersama.
"Drummer Tabola Bale? Oh iya? Kamu cantik sekali," ujar Juan Reza sambil merangkul Shelyn.
Bagi Shelyn, momen tersebut tentu bukan sekadar pertemuan biasa. Selain bisa bertemu sang idola, ia juga memperoleh apresiasi langsung dari musisi yang lagu-lagunya menemani langkah awalnya belajar drum.
3. Tak Hanya Jago Drum, Shelyn Kuasai Banyak Hal
Di balik kemampuannya bermain drum, Shelyn juga rutin berlatih untuk mengembangkan teknik bermusiknya. Ia belajar di Purwacaraka Music Sorong bersama Yada Simamora, mulai dari teknik dasar hingga mengembangkan ritme yang lebih kompleks.
Tidak berhenti pada drum, Shelyn juga mempelajari gitar dan keyboard. Menurutnya, kemampuan memainkan berbagai alat musik bisa membuatnya memiliki ruang kreativitas yang lebih luas.
"Aku ingin bisa main banyak alat musik supaya bisa menghibur teman-teman dan guru di sekolah," tuturnya.
Menariknya, kegiatan Shelyn di luar musik juga cukup beragam. Ia memiliki hobi diving dan olahraga menembak, bahkan disebut sebagai anggota termuda Perbakin. Aktivitas tersebut ikut melatih keberanian, konsentrasi, dan kedisiplinannya.
Dengan dukungan keluarga dan latihan yang konsisten, Shelyn membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk mengejar mimpi. Pertemuannya dengan Juan Reza pun menjadi salah satu pengalaman berharga yang bisa semakin memotivasinya untuk terus mengasah kemampuan dan melangkah lebih jauh di dunia musik.
(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)
(kpl/gtr)
Advertisement
D Academy 8
- Dangdut AcademyMimpi Sederhana Peserta DA, Pingin Fotonya Diedit Netizen

- Dangdut AcademyAri, Sahwan, Danil DA8 Main Game Lirik, Skor Akhir Imbang














































