Merenung, Menangis, dan Berdoa Lewat Lagu-Lagu Opick

Mahardi Eka  |  Senin, 14 Juli 2014 18:21
Merenung, Menangis, dan Berdoa Lewat Lagu-Lagu Opick
dok. KapanLagi.com®
Kapanlagi.com - Setiap Ramadan datang, lagu-lagu religi langsung memenuhi program-program televisi setiap harinya. Namun, dari antara banyak lagu religi itu, lagu-lagu Opick salah satu yang mampu menyentuh hati setiap pendengarnya. Tak hanya tersentuh, lagu yang lirik dan lagunya dibuat oleh musisi bernama asli Aunur Rofiq Lil Firdaus ini sanggup membuatmu trenyuh dan menangis.

Paduan antara lirik dan juga musik lagu-lagu Opick seakan punya daya magis terhadap setiap orang yang mendengarkannya. Dimulai dari bersenandung, merenung, menangis, dan kamu akan mengakhirinya dalam sebuah doa. Ya, liriknya begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari tapi di saat yang sama lirik tersebut juga mendalaminya. 

Sebanyak 12 album telah dirilisnya sejak tahun 1999 lewat album PASAR MALAM DI KEPALA-MU hingga yang terbaru SAHABAT SEJATI di tahun ini. Namanya baru dikenal luas sebagai penyanyi lagu religi lewat album ketiga, ISTIGHFAR (2005). Tak disangka album ini meledak dan mencetak dobel platinum dengan penjualan lebih dari 300 ribu kopi. Kesuksesan itu terus berlanjut hingga albumnya mencapai 800 ribu kopi dan mendapat lima platinum sekaligus.

Ramadan sudah datang, dan lagu Opick masihlah didengarkan. Dari banyak pilihan lagunya, ada beberapa yang punya kualitas untuk membuatmu merenung dan menangis. Kami pilihkan beberapa di antaranya untukmu.

1. Tombo Ati
Sampai kapan pun sosok Opick akan terus dikaitkan dengan lagu Tombo Ati. Single pertamanya dalam album Istighfar ini booming dan banyak diputar di radio serta televisi pada awal perilisannya. Dua alasan yang menjadikan lagu ini booming, pertama karena lagu ini mengandung lirik yang sederhana dan mudah dihafal baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.

Namun jangan salah, lirik yang terdengar sederhana tersebut nyatanya adalah sebuah rangkuman yang dibuat Opick sebagai panduan umat muslim untuk menjalani hidup. Pesan tersebut digubahnya dalam lagu campuran bahasa Jawa dan Indonesia. Musiknya yang sederhana toh malah membuat lagu ini melekat di telinga dan di benak. 

"Obat hati ada lima perkaranya, yang pertama ... " [Baca selengkapnya]

2. Taqwa
Lewat lagu ini, Opick mengajak setiap pendengarnya untuk merenungkan tentang kehidupan yang telah dijalani. Di hadapan kuasa-Nya yang begitu besar, apakah manusia sudah benar dalam menjalani hidup? Lagu yang diambil dari album SEMESTA BERTASBIH (2006) ini seakan menjadi media perenungan untuk introspeksi diri bagi pendengarnya.

"Laaillahailalloh, ku bersujud pada-Mu dan pasrahkan diri di ke-maha-an-Mu," [Lirik selengkapnya]

3. Ya, Robbana (Feat Ustaz Jeffry Al Buchory)
Mendekatkan diri kepada Tuhan adalah tema besar yang diangkat Opick dalam setiap lagu-lagunya. Namun di antara yang lainnya, pesan tersebut begitu kuat tersirat dalam lagu yang dinyanyikannya bersama dengan mendiang Uje ini. Lewat lirik-liriknya Opick seperti mengajak pendengarnya untuk sadar bahwa manusia itu tak sempurna dan mudah jatuh dalam dosa. Hanya dengan mendekatkan diri kepada-Nya, manusia bisa tenang.

Lagu ini terasa lebih istimewa dengan sumbangan suara Uje yang dalam beberapa part lagunya terdengar seperti orang yang sedang melakukan adzan, syahdu terdengar.

"Ya Tuhan kami yang menguasai hati kami telah lupa senantiasa bersalah hanya pada-Mu hati ingin kembali" [Baca lirik selengkapnya]

4. Astaghfirullah (Istighfar)
Setingkat lebih tinggi dari sebuah perenungan, Opick mengajak
pendengarnya untuk bertobat lewat lagu yang satu ini. Ya, dengan mengucap Astaghfirullah, Opick mengajak untuk berdoa dan meminta ampun. 

Ia sadar bahwa manusia tak lepas dari nafsu dan dosa. Oleh karenanya sebuah pertobatan adalah kewajiban manusia yang ingin terus mendekatkan diri kepada-Nya. Diiringi dengan tabuh rebana, doa lewat lagu ini menjadi penuh makna.

5. Maha Melihat (Feat Rachel Amanda)
Pesan dalam lagu ini tak jauh beda dengan lagu-lagu Opick yang lain. Namun yang istimewa tentunya kehadiran Rachel Amanda sebagai pasangan duet Opick. Kehadirannya menjadi sebuah ajakan bahwa tak peduli usiamu, meski kamu masih muda, mendekatkan diri Tuhan adalah sebuah kewajiban.

"Seiring waktu berlalu, tangis tawa di nafasku. Hitam putih di hidupku, jalani takdirku" Baca lirik selengkapnya.

Apakah salah satu lagu dalam daftar menjadi lagu favoritmu? Ataukah kamu punya lagu Opick yang berkesan lainnya? Jangan ragu membaginya di kolom komentar di bawah. 

Warna-Warni Ramadan 2014

Kenali Musa, Bocah Lima Tahun Yang Hafal 29 Juz Al-Quran!

Nova Eliza Tak Paksa Anak Puasa Sehari Penuh

'Buku Harian Muslimah' Rangkuman Potret Muslimah di Eropa

Megahnya Masjid Kubus Al-Irsyad Bandung, Mimbar Tanpa Dinding!

Meisya Siregar: Bebi Romeo Nggak Seneng Istri Suka Masak

(kpl/dka)


Lihat Arsip Musik

- - -