Menguji Keimanan Manusia Lewat Lagu Chrisye feat Ahmad Dhani

Fajar Adhityo  |  Selasa, 22 Juli 2014 16:21
Menguji Keimanan Manusia Lewat Lagu Chrisye feat Ahmad Dhani
Chrisye - Ahmad Dhani
Kapanlagi.com - Setiap lagu memiliki arti tersendiri yang disampaikan oleh penyanyinya. Untaian lirik memiliki kekuatan tersendiri bagi para pendengarnya, untuk meresapi atau bahkan mengajak berpikir.

Seperti halnya lagu Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada yang akan membuat kamu berpikir dengan sholat yang kamu lakukan, atau doa yang kamu panjatkan hingga perbuatan baik yang kamu kerjakan saat ini benar-benar tulus. Sebuah lagu lama yang akan mengajak kita mempertanyakan lagi keimanan yang telah kita jalani selama ini. Berikut cuplikan lirik lagunya:

Apakah kita semua, benar-benar tulus menyembah padaNya?
Atau mungkin kita hanya, takut pada neraka, dan inginkan surga

Reff:
Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau sujud kepadaNya?
Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau, menyebut namaNya?

Bisakah kita semua benar-benar sujud, sepenuh hati?
Karena sungguh memang Dia, memang pantas disembah, memang pantas dipuja.

Barisan pertama lagu ini langsung menohok dengan pertanyaan, apakah kita benar-benar tulus menyembah Tuhan. Ataukah karena alasan lain, seperti surga dan neraka yang membuat kita akhirnya 'terpaksa' untuk menyembahnya.

Sebuah pertanyaan yang membuat kita berpikir kembali, apakah memang mengabdi dengan ikhlas kepada Tuhan atau karena imbalan dan mencoba menghindari siksa neraka. Pertanyaan inipun semakin pelik dengan bait reff-nya yang menjadi inti lagu ini.

Reff tersebut berbunyi, Jika surga dan neraka tak pernah ada/Masihkan kau bersujud kepada-Nya/Jika surga dan neraka tak pernah ada/Masihkah kau menyebut nama-Nya

Bait ini membuat berpikir, jika surga dan neraka tak pernah ada apakah orang akan tetap ikhlas berbuat baik atau menyembah Tuhan. Ada sisi baik untuk mempertanyakan kembali sekaligus menguji keimanan kita, apakah memang mencintai Tuhan karena ajarannya dan bukan karena janji surga dan neraka.

Permasalahan ini pun mengerucut di akhir lagu. Bait ini seakan menjelaskan apakah Dia memang yang kita cari selama ini. Sosok yang pantas untuk disembah dan dipuja dan menjadi pedoman hidup, tanpa ada iming-iming surga atau ancaman neraka.

Sebuah lagu yang mampu mencerahkan keimanan kita untuk menjadi insan yang lebih baik di mata Tuhan. (kpl/faj)


Lihat Arsip Musik

- - -