Melinda, Dari Dangdut ke Duta Budaya
Kapanlagi.com - Musik dangdut sebagai musik rakyat menengah ke bawah sepertinya sudah mulai tersingkirkan oleh musik pop yang sedang digandrungi oleh anak muda saat ini. Tak heran bila para penyanyi dangdut banyak yang banting setir ke musik pop, jazz ataupun jenis musik yang lainnya.
Namun lain halnya dengan Melinda. Penyanyi dangdut yang satu ini mengaku tidak takut dengan situasi musik dangdut yang sedang lesu saat ini. Justru ia merasa tertantang untuk bisa menunjukkan bakatnya yang belum digali.
“Ya, situasi saat ini memang dangdut sedang lesu, bukan halangan untuk aku berkreasi dan berkarya. Malah aku terpacu untuk lebih kreatif lagi, mengeksplor bakat aku yang terpendam," ujar Melinda usai manggung di Hotel Nikko, beberapa waktu lalu.
Sebagai penyanyi dangdut, Melinda boleh berbangga hati karena terpilih sebagai Duta Budaya ke Jepang dalam pertukaran budaya memperingati 50 tahun hubungan Indonesia - Jepang. Pilihan itu diperolehnya lewat casting cukup ketat.
Advertisement
Menurut penyanyi dangdut yang sudah menelurkan 4 album ini, tak mudah untuk menjadi duta budaya. Ia harus menyisihkan sejumlah saingan dari beberapa penyanyi yang cukup punya nama, dari pop, jazz maupun dangdut. Dalam operet itu, pelantun Capek Dech ini kebagian membawakan 5 lagu, masing-masing Jali-Jali, Lenggang Lenggok Jakarta, hingga lagu dangdut Terajana.
"Ya, gampang untuk menjadi duta budaya. Aku harus ikut seleksi casting bersaing dengan penyanyi kondang dari pop, jazz dan dangdut. Insya Allah Desember nanti saya akan berangkat menjadi pemeran utama 'Operet Gado-Gado Jakarta' di Jepang dan jarang loh penyanyi dangdut yang menjadi duta budaya," ujar cewek setinggi 168 cm dengan bobot 54 kg ini.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kpl/buj/bun)
Advertisement
