Media Internasional Mulai Bahas Pemboikotan GaGa

Media Internasional Mulai Bahas Pemboikotan GaGa Lady GaGa @foto: www.mtv.com

Kapanlagi.com - Ancaman pembatalan konser Lady GaGa akhirnya sampai juga ke media-media internasional. Situs-situs maupun koran-koran di berbagai negara sebagian besar mengabarkan bahwa Lady GaGa diboikot karena umat Islam di Indonesia keberatan.


Seperti yang ditulis di Reuters, NME, The Hollywood Gossip dan lain-lain, GaGa diboikot karena dianggap memiliki style yang terlalu vulgar.  Ironisnya, lebih dari 30 ribu tiket konser yang rencananya bakal digelar 3 Juni itu telah ludes terjual.


"Dia penyanyi yang vulgar yang hanya menggunakan celana dalam dan bra ketika ia bernyanyi dan ia menyatakan bahwa dia adalah utusan anak setan dan dia akan menyebarkan ajaran setan," ujar Salim Alatas seperti yang ditulis di situs NME. "Ini berbahaya," tambah pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta ini.


Disebutkan pula bahwa Indonesia merupakan negara sekuler yang memiliki populasi Muslim yang terbesar di dunia. "Indonesia adalah negara sekuler, Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia. Agama-agama lain adalah Kristen, Budha dan Hindu," tulis NME.


Beberapa tanggapan pun muncul dari para pembaca berita. Kebanyakan dari mereka tampak terkejut dengan gagalnya konser tersebut. "This is Lady gaga not Rihanna! lol" tulis salah satu pembaca di kolom komentar situs NME


Seperti yang diberitakan sebelumnya, FPI dengan tegas menolak konser Lady GaGa. Bahkan FPI siap menghadang kedatangan GaGa di bandara. Konser tersebut makin sulit terwujud setelah pihak Polda justru tidak memberikan rekomendasi.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(nme/adb)

Rekomendasi
Trending