Mario G Klau Bikin Lagu dari Drama Viral TikTok

Mario G Klau Bikin Lagu dari Drama Viral TikTok
Mario G Klau - Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Penyanyi sekaligus penulis lagu Mario G Klau kembali menghadirkan karya terbaru dengan konsep yang berbeda dari lagu-lagu sebelumnya. Kali ini, musisi asal Indonesia Timur tersebut mengaku terinspirasi dari fenomena yang ramai bermunculan di TikTok hingga akhirnya melahirkan lagu bernuansa frontal dan penuh sindiran khas anak Timur.

Lagu terbaru Mario itu dikerjakan selama kurang lebih tiga bulan. Proses tersebut terbilang lebih panjang dibanding karya-karyanya terdahulu yang biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua bulan hingga siap dirilis ke publik.

Mario mengaku sengaja memberi perhatian lebih pada lagu tersebut karena ingin menghadirkan warna baru dalam musiknya. Dia juga ingin memastikan karakter lagu tetap terasa dekat dengan identitasnya sebagai musisi asal Timur Indonesia.

"Kalau bikin biasanya untuk sampai rilis tuh, biasanya ya sebulan-dua bulan jadi. Sebulan-dua bulan jadi, maksudnya kalau sampai rilis," ujar Mario G Klau.

1. Terinspirasi Drama TikTok?

Mario G Klau - Credit: Istimewa

Menariknya, lagu tersebut ternyata bukan lahir dari pengalaman pribadi. Pelantun lagu Semata Karenamu itu justru mendapatkan inspirasi setelah melihat berbagai cerita viral dan fenomena percintaan yang ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya TikTok.

Fenomena itu kemudian diolah Mario menjadi lirik yang lebih berani dan apa adanya. Dia menilai karakter musik Timur memang identik dengan punchline tajam dan gaya penyampaian yang cenderung blak-blakan.

"Kalau ini kayaknya enggak sih, enggak di kisah sendiri. Mungkin

2. Lirik Khas Timur

Mario G Klau - Credit: Istimewa

Mario juga mengaku sengaja mempertahankan gaya penulisan khas Timur dalam lagu tersebut. Menurutnya, lirik yang terlalu rapi justru terasa kurang jujur dan tidak merepresentasikan karakter asli musik dari daerah asalnya.

"Mungkin (musik) Timur ini punchline ya. Jadi kalau bikin lirik Timur dengan rapi banget atau tertib banget, kayaknya bukan kami gitu," jelas Mario.

3. Aransemen Ringan Tapi Mengandung Pesan Mendalam

Mario G Klau - Credit: Istimewa

Menurut Mario, lagu tersebut memang paling pas dinikmati bersama banyak orang. Walau menyimpan cerita yang cukup miris, aransemen musik upbeat sengaja dibuat agar suasana lagu tetap terasa ringan dan menghibur.

"Kalau ngedengerin lagu ini kayaknya harus rame-rame. Harus ada orangnya. Jadi ceng-cengan. Karena ceritanya miris, tapi musiknya upbeat kan buat joget," ujar Mario G Klau.

Meski dibalut musik upbeat dan terdengar santai, lagu tersebut tetap menyimpan pesan tentang hubungan percintaan. Lewat lirik yang sarkas dan penuh sindiran, Mario ingin mengingatkan agar seseorang tidak bermain-main dalam sebuah hubungan.

"Kalau lu mau nakal, lu mau nakal dalam bercinta atau hubungan, lu mau jahatin satu orang ini, kayaknya salah orang. Karena dia lebih jahat dari lu sebenarnya," katanya.

4. Kolaborasi Apik dengan Juan Reza

Mario G Klau - Credit: Istimewa

Dalam proses pengerjaan lagu ini, Mario turut menggandeng Juan Reza sebagai kolaborator. Kehadiran Juan disebut memberi energi baru karena begitu antusias selama proses kreatif berlangsung.

"Nah dia (Juan Reza) yang cerewet, antusias dengan lagu ini," ujar Mario sambil tertawa.

5. Harapan 

Mario berharap lagu terbarunya bisa diterima luas oleh publik, terutama pengguna TikTok yang kini menjadi salah satu ruang terbesar penyebaran lagu di media sosial. Dia bahkan membayangkan lagunya dipakai untuk konten dance, velocity, hingga video ceng-cengan bersama teman.

"Harapannya bisa diterima teman-teman TikTok, teman-teman clipper, teman-teman yang suka joget-joget, teman-teman dancer, teman-teman yang suka bikin velocity," pungkasnya.

(Martha Tilaar meninggal dunia di usia 89 tahun.)

(kpl/pur/ums)

Rekomendasi

Trending