Lusy Jatuh Cinta Pada Hutan

Kapanlagi.com - Video klip dipercaya menjadi salah satu cara untuk mempopulerkan lagu. Konsep yang cantik dan pas dengan tema lagunya akan mudah diingat masyarakat. Lusy Rahmawati sadar betul akan hal tersebut, karena itu Lusy ingin benar-benar total di penggarapan video klip single barunya, Belahan Jiwa.

"Konsep video klip saya percayakan kepada Mas Farid Darmawan, sutradaranya. Saat mendengarkan lagunya pertama kali, Mas Farid langsung menggambarkan hutan sebagai tempat penantianku. Aku sih setuju aja karena memang sudah percaya sama dia," jelasnya saat ditanya mengapa memilih setting hutan.

Ditemui di lokasi syuting di Studio Gudang Cililitan, Jakarta, Rabu (10/6) kemarin, Lusy tidak setuju jika hutan diidentikkan dengan tempat yang menyeramkan. Dengan keteduhannya, hutan bisa membuat Lusy jatuh cinta.

"Lirik laguku feminim, dengan gitar sebagai bunyi yang mendominasi aku merasa lagu ini semakin feminim. Makanya konsep hutannya juga nggak dibuat yang serem. Ada unsur-unsur feminim yang dimasukkan. Seperti bunga, air, dan binatang-binatang jinak seperti merpati, dan kelinci," tuturnya.

Syuting yang berjalan dari jam 12.00 hingga 24.00 WIB itu hanya menggunakan satu setting tempat. Dan untuk memberi suasana berbeda, Lusy menggunakan empat kostum. "Semua kostum yang aku gunakan adalah rancangan Denny Wirawan, dengan perpaduan aksesoris dari Alston Stepanus," katanya.

Kostum yang dikenakan diharapkan Lusy dapat menyampaikan pesan dari lagu yang dibawakannya. "Karena aku menjadi tokoh tunggal dalam video klip ini maka perlu dibuat ganti kostum yang berulang-ulang supaya nggak membosankan dan ceritanya sampai ke penonton," jelasnya.  

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/uji/boo)

Rekomendasi
Trending