Lusant Hadirkan 'Dunia Seakan Pulang', Single Kedua Menuju EP Perdana

Lusant Hadirkan 'Dunia Seakan Pulang', Single Kedua Menuju EP Perdana
Lusant - Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Setelah memperkenalkan karakter musikalnya melalui single debut, Lusant kembali hadir dengan rilisan terbaru berjudul Dunia Seakan Pulang. Single ini menjadi rilisan kedua dalam rangkaian perjalanan menuju EP perdana bertajuk Cerita Luka, sebuah proyek yang mengangkat berbagai sisi emosi manusia tentang kehilangan, kerinduan, penerimaan, dan proses penyembuhan.

Melalui Dunia Seakan Pulang, Lusant mengajak pendengar menyelami kisah tentang kerinduan terhadap seseorang yang pernah menjadi bagian penting dalam hidup, namun harus berpisah karena keadaan dan arah takdir yang membawa keduanya menuju perjalanan berbeda.

Lagu ini bukan tentang memperjuangkan kembali hubungan yang telah usai, melainkan tentang keberanian untuk menerima kenyataan, mengikhlaskan perpisahan, dan tetap mencintai dengan tulus meski tidak lagi berjalan di sisi yang sama.

Lagu ini menggambarkan bahwa perpisahan tidak selalu terjadi karena hilangnya rasa. Terkadang, dua orang yang masih saling berarti harus menerima bahwa kehidupan membawa mereka menuju arah yang berbeda. Dalam keadaan tersebut, doa, ketulusan, dan harapan atas kebahagiaan seseorang yang pernah dicintai menjadi bentuk kasih yang paling murni.

1. Jadi Ruang Refleksi Bagi Siapapun yang Pernah Kehilangan Sosok Penting

Dengan balutan emotional pop yang hangat serta lirik yang puitis, Dunia Seakan Pulang menghadirkan ruang refleksi bagi siapa pun yang pernah kehilangan seseorang yang begitu berarti. Setiap baitnya mengajak pendengar memahami bahwa tidak semua kisah cinta ditakdirkan untuk dimiliki, namun setiap pertemuan tetap meninggalkan makna yang membentuk perjalanan hidup seseorang.

"Dunia Seakan Pulang lahir dari perasaan yang mungkin pernah dirasakan banyak orang. Ada saat ketika kita harus merelakan seseorang yang masih sangat kita cintai, bukan karena perasaan itu hilang, tetapi karena takdir membawa kita pada perjalanan yang berbeda. Terkadang, mencintai seseorang juga berarti menerima bahwa tidak semua cerita harus berakhir dengan kebersamaan. Lagu ini tentang menerima, mengikhlaskan, dan tetap berharap seseorang yang pernah berarti dapat menemukan kebahagiaannya. Semoga siapa pun yang mendengarkan lagu ini merasa ditemani dalam proses tersebut," ujar Lusant.

2. Representasi Fase Berdamai dengan Kenyataan

Sebagai bagian dari perjalanan menuju EP Cerita Luka, setiap rilisan Lusant menghadirkan potongan kisah yang saling terhubung. Jika karya sebelumnya Tak Pernah Jadi Rumah menggambarkan awal dari sebuah luka, maka Dunia Seakan Pulang merepresentasikan fase ketika seseorang mulai belajar berdamai dengan kenyataan dan menerima bahwa tidak semua hal yang dicintai harus tetap dimiliki.

Melalui EP Cerita Luka, Lusant ingin menghadirkan perjalanan emosional yang dekat dengan pengalaman banyak orang, bukan hanya tentang patah hati, tetapi juga tentang bagaimana manusia belajar menerima, bertumbuh, dan menemukan harapan setelah melalui kehilangan.

Dalam proses produksinya, Lusant bekerja bersama tim kreatif yang memiliki visi yang sama dalam menghadirkan karya yang jujur dan emosional. Dunia Seakan Pulang ditulis oleh Winsten H, diproduseri sekaligus diaransemen oleh Double D, Bass oleh Phil Jordan, dengan proses mixing dan mastering oleh Yoga Patria (Nineball). Identitas visual single ini diperkuat melalui artwork oleh Afriani K serta fotografi oleh Yudi Adrian.

(kpl/pur/ums)

Rekomendasi

Trending