Lewat Single Baru "Menanti Hatiku", Yotari Ajak Orang Lain Bangkit Dari Keterpurukan

Kamis, 07 Mei 2020 14:45


Kapanlagi/Fikri Alfi Rosyadi

Kapanlagi.com - Sukses dengan lagu Warna Baru dan Lebih Berwarna, penyanyi cantik Yotari Kezia kembali merilis single baru berjudul Menanti Hatiku. Lagu tersebut ditulis sendiri oleh Yotari di tahun 2018 lalu. Bahkan, lagu ini juga sempat disebarkan melalui akun instagram dan mendapat respon positif dari netizen.

"Aku pertama nulis lagu ini tahun 2018 dan dapet banyak respon positif saat aku unggah di Instagram," kata Yotari seperti press rilis yang diterima Kapanlagi.com, Rabu (6/5/2020).

 

1. Dapat Sambutan Baik

Karena mendapat sambutan baik dari netizen, Yotari memutuskan untuk memproduksi lagu Menanti Hatiku menjadi single ballad pertamanya. Recording dilakukan pada tgl 22 November dengan dibantu oleh Irvnat dan Aldi Nada Permana sebagai vocal director dan music director.

"Lagu Hatiku Menanti ini memiliki makna yang dalam yaitu tentang keikhlasan dan kedewasaanku untuk melepas seseorang yang aku sayang. Aku sadar bahwa hidup ini ada menerima, ada melepaskan," katanya.

"Dan keduanya baik bagi manusia. Keduanya adalah proses yang mendewasakan, tergantung bagaimana kita menyikapinya. Lagu ini Yotari dedikasikan untuk keponakan pertama Yotari yang meninggal 2019 lalu," tambah Yotari.

2. Berharap Diterima Penikmat Musik

Penyanyi yang pernah masuk nominasi AMI Awards 2019 kategori Pendatang Baru Terbaik ini berharap single barunya itu bisa diterima dengan mudah oleh penikmat musik Tanah Air.

"Yotari berharap, lagu ini bisa menjadi pain relief bagi orang-orang yang sedang terduka, terluka dan ditinggalkan. Bukan untuk membuat yang sedih semakin sedih, tapi untuk mengajak mereka bangkit dari keterpurukan, karena kehilangan yang mereka alami, juga dirasakan oleh orang lain. Mereka tidak sendiri," tutupnya.

Sementara itu, video musik lagu Menanti Hatiku sudah dirilis di YouTube awal April ini. Ilustrasi dari kondisi patah hati dan kenangan masa lalu yang menyeruak kembali. Adegan ketika Yotari memotong rambut menjadi sebuah penegasan akan transformasi diri dan hati. Sebuah pernyataan akan dirinya yang ingin menghempas masa lalu untuk sesuatu yang baru.

(kpl/far/frs)