CLOSE

Lewat 'Rock Anthology", Indra Lesmana dan Aksan Sjuman Tampil Berbeda di Pulau Bali

Lewat 'Rock Anthology", Indra Lesmana dan Aksan Sjuman Tampil Berbeda di Pulau Bali
Credit:istimewa

Kapanlagi.com - Dua musisi kenamaan, Indra Lesmana dan Aksan Sjuman baru saja tampil dalam konser Rock Anthology yang berlangsung di L'Atelier Cyril Kongo - Bar The Apurva Kempinski Bali, pada Sabtu (1/7/2023). Yang menarik dari gelaran Rock Anthology, Indra Lesmana yang identik dengan musik jazz, kini harus bermain dengan alunan musik yang berbeda.

Ayah dari penyanyi Eva Celia ini harus memainkan musik rock yang dikemas bersama Aksan Sjuman. Indra Lesmana mengaku, dalam membawakan lagu di Rock Anthology tingkat kesulitan lebih kepada persoalan pemilihan lagunya.

"Saya dan Aksan Sjuman itu lebih sulit memilih lagu apalagi banyak lagu rock yang legendaris. Karena lagu mana yang cocok dibawakan di Rock Antology sehingga bisa mewakili di era tersebut, dan bukan dari sisi dari lagunya terkenal. Tapi, lebih melihat pentingnya karya itu di era tersebut yang dibawakan," ujar Indra Lesmana.

"Bagusnya dari apurva itu menerima ide-ide dari orang-orang brilian dan kita harus akui itu," timpal Aksan Sjuman, dalam kesempatan yang sama.

1. Ada Spirit Kampanye

Credit:istimewa

Sementara itu, Danti Yuliandari selaku Director Marketing Communications The Apurva Kempinski Bali mengatakan jika Rock Anthology dihadirkan memiliki spirit kampanye powerfull Indonesia.

"Musik is very spesial dan menjadi bagian yang lekat dengan powerfull Indonesia dan sangat unik sekali dan dibawah bendera rock anthology," ujar Danti Yuliandari.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Sisi Musik dan Art

Credit:istimewa

Dengan berkolaborasi secara powerfull people yang membawa pengaruh buat Indonesia dari beragam sektor dan bersatupadu untuk keberagaman Indonesia. Bukan saja dari sisi musik dan art saja juga menyentuh sisi painting, kuliner, fashion.

"Jadi, gabungan art dan musik dipadukan menjadi sesuatu yang menarik untuk disimak dan disaksikan," pungkasnya.

3. Perkembangan Musik Indonesia

Di mana mereka mengklasifikasikan perkembangan musik di Indonesia dan merangkumnya menjadi sebuah buku kumpulan musik Indonesia yang bersejarah. Seri yang pertama berjudul ‘Antologi Musik Klasik Indonesia: Vokal dan Piano Seriosa’, yang disusun pada tahun 2013 dan seri ke-2 berjudul ‘Antologi Musik Indonesia: Musik Jazz dan Musik Populer’, yang dibuat pada tahun 2017.

Kedua buku musik ini memberikan narasi dan perspektif yang cukup lengkap tentang musik Indonesia dan diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dari pengembangan musik di Indonesia. Setiap hari Sabtu dari pukul 16:00 – 18:00, para tamu hotel dapat menyaksikan pertunjukan musik yang istimewa di Lobi resor, dimana musisi Truedy – artis Indonesia yang telah secara rutin tampil di The Apurva Kempinski Bali – akan membawakan setiap lagu dari buku 'Antologi Musik Indonesia.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/far/dyn)

Rekomendasi

Trending