Lewat Musik Ritmis ala 90-an, Pandu Adhijoso Lahirkan Debut Single Kontemplatif Bertajuk My Head

Minggu, 14 Agustus 2022 18:46


(c) Pandu Adhijoso

Kapanlagi.com - Kota Malang kembali menyambut lahirnya musisi debutan hebat yang siap menancapkan taring di industri musik Nasional. Bernama Pandu Adhijoso, dirinya adalah pemuda melankolis yang baru saja melahirkan debut single bertajuk MY HEAD.

Single yang dilepas pada pertengahan bulan Juli 2022 lalu tersebut langsung menyita perhatian khalayak berkat aransemen dan barisan lirik yang mengalun lembut. Seperti apa cerita lengkapnya?

1. Ajak Pendengar untuk Berdamai dengan Kesedihan

MY HEAD menjadi pembuka dari petualangan Pandu Adhijoso di belantika musik Indonesia. Lagu ini menceritakan tentang proses berdamai dengan kesedihan pasca ditinggal sosok yang dicintiai.

Pada masa ini, solois berzodiak Leo ini menuangkan perasaannya melalui barisan lirik yang begitu menyayat. Seperti kutipan lirik yang mengatakan: "I want you go away, but there's always your smile, it's always there by midnight"

2. Overthinking Lahirkan Lagu dalam Waktu 45 Menit

Dibalut rasa overthinking yang begitu kuat, nyatanya lagu ini tercipta hanya dalam waktu 30-45 menit saja. Pandu Adhijoso mengatakan jika lagu ini tercipta pada dinihari sambil ditemani secangkir kopi.

“Saat saya tidak bisa tidur dan memikirkan hal hal yang mungkin memang seharusnya tidak perlu saya pikirkan. Lalu terciptalah lagu ini, My Head, right at 3AM in the morning,” ujar Pandu.

3. Gandeng Fotografer Andra and The Backbone pada MV-nya

Lirik dan musiknya yang begitu menyayat membuat Pandu Adhijoso melepas single ini dengan visualisasi berkonsep "Depicting The Feeling of Being Suffocated" di MV-nya. Nggak tanggung-tanggung, proses produksinya dibantu oleh videographer bernama Fatih Fahmi yang juga dikenal sebagai fotografer Andra and The Backbone.

“Dari konsep, pengambilan gambar, dan secara keseluruhan Fatih Fahmi sangat membantu menerjemahkan karya musik saya ke secara visual,” katanya.

4. Manggung di Lollapalooza dan Coachella Jadi Mimpi Besarnya

Setiap pencapaian besar selalu diawali dengan langkah kecil. Pandu Adhijoso memulai karir musiknya dengan berharap agar pendengar bisa relate dengan musik yang disajikannya. Nggak tanggung-tanggung, Pandu bercita-cita jika kelak dirinya bisa manggung di Lollapalooza dan Coachella.

Single ini juga diharapkan bisa menjadi penyampai pesan bahwa hal terpenting dalam hidup adalah mensyukuri hal-hal yang pernah terjadi di masa lalu. Tanpa perlu terus-menerus terpuruk pada kesalahan yang pernah dibuat.

“Semoga lagu dan Music Video dari single My Head ini dapat relate dengan siapapun yang mendengar lagu ini dan dapat menyampaikan pesan untuk mensyukuri hal-hal yang pernah terjadi di masa lalu. And get your ex out your head cause it brings nothing good,” pungkas Pandu Adhijoso.

Relate dengan lagu yang satu ini? Intip lagu yang bikin eargasm ini ya!

(kpl/jef)