Lewat Konferensi Musik Indonesia, Glenn Fredly Ingin Beri Apresiasi Musisi Jalanan

Kamis, 21 November 2019 18:22  | 

Glenn Fredly



Kapanlagi/Irfan Kafril

Kapanlagi.com - Konferensi Musik Indonesia akan kembali digelar pada 23 November mendatang di Bandung, Jawa Barat. Bagi Glenn Fredly, ia merasa perlu ada konferensi lanjutan mengingat hasil dari Konferensi Musik Indonesia 2018 di Ambon.

Tahun lalu konferensi tersebut menghasilkan 12 poin penting yang harus terlaksana agar industri musik bisa maju, meski saat ini belum semuanya berhasil setidaknya ada tiga yang sudah terlaksana. Glenn Fredly mengatakan, keberhasilan pertama dari Konferensi Musik Indonesia 2018 adalah penetapan Ambon sebagai salah satu jaringan kota musik dunia.

"Karena konferensi musik nasional pertama di Ambon berhasil mendudukkan tiga komponen penting, pemerintah, private, dan ekosistemnya. Akhirnya, dampak membuat Ambon jadi kota musik dunia, Salah satu syarat agar Ambon menjadi kota musik dunia adalah harus ada konferensi. Itu sudah terlaksanakan," ungkap Glenn kita ditemui di M Bloc Space, Jakarta Selatan, belum lama ini.

 

1. Beri Apresiasi

Selain itu, menurutnya industri teknologi di Indonesia mulai tertarik untuk memberi apresiasi lebih pada musisi, khususnya yang mengamen di jalanan. Tak hanya itu, karena Institut Musik Jalanan sudah merasakan dampak positif, Glenn berniat untuk lebih mendorong perkembangan apresiasi berbasis teknologi digital untuk musisi di Konferensi Musik Indonesia 2019.

"Teknologi itu sudah dirasakan dampaknya sama anak-anak Institut Musik Jalanan. Bagaimana mereka bisa bekerja dengan platform tech yang memadai dan mendapat apresiasinya melalui digital, QR code. Dan itu terbukti, mempengaruhi kesejahteraan mereka," ujar Glenn Fredly.

2. Perkembangan Lambat

"Di Bandung nanti akan dibuka juga buat teman-teman yang mau mendapatkan QR code. Misalnya, temen musisi jalanan atau musisi saja, kita buka pendaftaran QR Code-nya nanti di Bandung," tambahnya.

Namun, pelantun Akhir Cerita Cinta ini sadar bahwa perkembangan dari Konferensi Musik Indonesia 2018 masih tergolong lambat lantaran melihat hanya 3 dari 12 poin yang sudah terealisasi secara nyata. Maka dari itu, Konferensi Musik Indonesia 2019 akan menjadi awal dari pergerakan yang lebih cepat di tahun 2020 mendatang.

(kpl/irf/frs)