Lagu Religi Indah Nevertari Bikin Helvy Tiana Rosa Berkaca-Kaca

Guntur Merdekawan  |  Minggu, 17 Januari 2016 20:15
Lagu Religi Indah Nevertari Bikin Helvy Tiana Rosa Berkaca-Kaca
Helvy Tiana Rosa © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya
Kapanlagi.com - Sang juara dari ajang pencarian bakat Rising Star, Indah Nevertari kerap disebut sebagai queen of rap karena kemampuannya melantunkan lagu hip hop yang sangat jempolan. Nah, kali ini wanita kelahiran Medan itu diberi tantangan lain dengan membawakan lagu religi yang juga jadi soundtrack dari film KETIKA MAS GAGAH PERGI.

Indah mengaku jika dirinya sempat merinding dan nangis ketika membawakan lagu bertajuk Rabbana tersebut. Nah, perasaan serupa ternyata juga dialami oleh Helvy Tiana Rosa, sang penulis dari novel Ketika Mas Gagah Pergi.

"Setiap denger lagu ini selalu berkaca-kaca. Film KETIKA MAS GAGAH PERGI adalah film yang orang merasa bahwa ini adalah film mereka. Langsung ada 50 lagu terkumpul dan terpakai 6, termasuk Rabbana. Ketika dengar lagu Rabbana, langsung nama Indah keluar. Tadinya dia mau diajak main di filmnya juga, tapi kesibukan Indah luar biasa. Indah cocok banget untuk jadi penyanyi soundtrack ini. Kayak-nya ini takdirnya Indah untuk nyanyikan lagu ini," ujar Helvy ketika ditemui di kantor Warner Music Indonesia, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Rabu (13/1).

Indah dipercaya membawakan lagu religi, Rabbana © KapanLagi.com®/Akrom SukaryaIndah dipercaya membawakan lagu religi, Rabbana © KapanLagi.com®/Akrom Sukarya

Sangat disayangkan karena Indah tak jadi terlibat langsung dalam film KETIKA MAS GAGAH PERGI. Padahal hal itu akan jadi debut perdananya di dunia akting. Selain karena super sibuk, wanita berusia 23 tahun itu memang tengah ingin fokus ke dunia tarik suara terlebih dahulu.

Penggarapan seluruh soundtrack KETIKA MAS GAGAH PERGI sendiri sepenuhnya digarap oleh komposer handal tanah air, Dwiki Darmawan. Tak tanggung-tanggung, lagu ini dibuat di Praha dan menggunakan bantuan para pemain Orkestra handal di sana.

Seperti diketahui, film KETIKA MAS GAGAH PERGI diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama. Novel ini sudah cukup lama dijual, yakni sekitar 23 tahun dan hingga kini memang sangat populer dan memiliki banyak pembaca setia.

(kpl/pur/gtr)


Lihat Arsip Musik

- - -