KRU Tembus Benua Eropa

Kapanlagi.com - Setelah sukses meluncurkan KRU Studios di Amerika Serikat, Singapura, Indonesia dan Hong Kong, pada tanggal 7 April 2008 yang lalu KRU berhasil menembus pasar Eropa dengan mendirikan KRU Europe Ltd.

KRU Europe Ltd, sebagai pusat operasi KRU di benua Eropa, akan memfokuskan diri pada pemasaran film dan musik berbahasa Inggris. Puncak pimpinan KRU Europe Ltd dipercayakan kepada Robert Bromley, seorang yang berpengalaman di bidang media sekaligus direktur pelaksana perusahaan komunikasi Nortel Networks Nordic Countries, Avaya Communications dan Nordics OrbitIQ, untuk wilayah Eropa.

"Berbagai pengalaman yang pernah digeluti Robert selama ini, akan sangat membantu pengoperasian KRU di Eropa," ujar Norman Abdul Halim, Presiden Direktur dan CEO Group KRU Studios.

Sebagai langkah awal, KRU Europe telah mengadakan audisi di seluruh negara-negara Skandinavia (Swedia, Norwegia, Denmark, Finlandia dan Islandia) sejak Juni 2007. Untuk mendapatkan anggota vocal-group pertama di bawah naungan KRU.

Lebih dari 600 wanita harus bersaing pada audisi yang diadakan di Cosmos Studios (Stockholm), sebuah studio yang pernah digunakan artis-artis ternama seperti ABBA hingga Roxette. Akhirnya Miranda Hortland, Valerie Wigardt, Louise Tomassino dan Isabel Billing dipilih dan disatukan dibawah bendera 'Ladylike'.

Dengan mengusung konsep aliran musik pop rock, 'Ladylike' akan memasuki dapur rekaman pada Juni depan di Kuala Lumpur. Album yang diproduseri oleh Edry KRU itu juga akan memuat beberapa lagu yang ditulis oleh pencipta lagu dari Indonesia. Selain Asia dan Eropa, album perdana 'Ladylike' rencananya juga akan menjajaki pasar Amerika.

KRU berharap langkah awal ini tidak hanya membantu KRU Studios lebih dikenal secara internasional, tetapi juga dapat mempromosikan karya-karya Indonesia di belahan Barat. (kpl/irham/KRU)

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/irham/kru)

Rekomendasi
Trending