Konser Tunggal Ozy Syahputra Kenang Masa Keemasan di Tahun 90-an

Girindra Permana Cahya  |  Sabtu, 01 April 2017 16:22
Konser Tunggal Ozy Syahputra Kenang Masa Keemasan di Tahun 90-an
Ozy Syahputra © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - 36 tahun berkarir di dunia hiburan Tanah Air, Ozy Syahputra menandainya dengan menggelar sebuah konser bertajuk An Evening Of MD's Collagen With 'Sungguh' Ozy Syahputra di Ballroom Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Jum'at (31/3) malam. Dalam konser ini, aktor dan penyanyi yang memiliki nama asli Fauzi Syahputra mengingatkan kembali masa keemasan-nya di dunia hiburan Indonesia.

Di medio tahun 90-an, nama Ozy Syahputra begitu melambung berkat penampilannya dalam sinetron Si Manis Jembatan Ancol. Dari situ, namanya makin dikenal lewat beberapa sinetron lain seperti Si Buta dari Goa Hantu, Wiro Sableng, Si Toloy, dan lainnya. Tak hanya sebagai aktor atau pemain sinetron, Ozy Syahputra sukses membawakan lagu soundtrack sinetron Tuyul dan Mbak Yul dan sinetron Janjiku.

Lewat konsernya semalam, Ozy pun mengenang kembali masa keemasanya. Bersama dengan penyanyi-penyanyi muda seperti Esal Revano, Meivin Malelak, Aleta Molly, dan Fariz Herlambang, soundtrack sinetron yang pernah melambungkan nama Ozy pun dibawakan. Antara lain adalah soundtrack dari Si Manis Jembatan Ancol, Tuyul dan Mbak Yul, dan Si Buta dari Goa Hantu. Tayangan potongan adegan dari sinetron-sinetron tersebut dalam sebuah screen besar di belakang panggung makin membuat Ozy dan ratusan penonton balik lagi ke era 90-an.

Ozy Syahputra membawakan lagu-lagu yang dipopulerkannya dahulu dalam konser tunggalnya © KapanLagi.com/Budy SantosoOzy Syahputra membawakan lagu-lagu yang dipopulerkannya dahulu dalam konser tunggalnya © KapanLagi.com/Budy Santoso

Ozy juga membawakan beberapa lagu daerah dari Aceh dan juga Medan. Ia pun punya alasan kenapa dalam konsernya ia membawakan lagu-lagu daerah yang melekat erat pada dirinya.

"Kita harus bangga dengan kedaerahan kita. Saya berasal dari Aceh tapi dibesarkan di Medan. Akhir-akhir ini nasionalisme memudar dan banyak yang lupa kita berasal dari mana. Lagu daerah ini juga meningkatkan nasionalisme," ungkap Ozy.

Konser inipun ditutup dengan lagu berjudul Sungguh. Lagu Sungguh yang tergabung salam sebuah album Ozy dengan judul yang sama merupakan titik balik Ozy menjadi penyanyi. Lewat album yang dirilis tahun 1995 itu, Ozy melebarkan sayapnya menjadi penyanyi di Indonesia.