Konser DEWA 19 di Malaysia Dikabarkan Batal, Ini Kata Pihak Promotor

Senin, 28 Januari 2019 22:35  | 

Ahmad Dhani



Ahmad Dhani dinyatakan bersalah atas kasus ujaran kebencian / Credit: KapanLagi - Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Ahmad Dhani resmi dinyatakan bersalah oleh pihak pengadilan atas kasus ujaran kebencian. Karenanya, suami dari Mulan Jameela itu divonis hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Padahal seperti diketahui, Dewa dijadwalkan untuk menggelar konser reuni pada tanggal 2 Februari mendatang di Malaysia. Bahkan, konser tersebut bakal jadi pertama kalinya bagi Dewa untuk tampil dalam formasi lengkap.

Tentu saja kabar ditangkapnya Dhani membuat banyak orang penasaran mengenai kelangsungan konser tersebut. Demi menanggapi pertanyaan publik, pihak promotor pun buka suara. Ternyata, konser tersebut bakal tetap berlangsung.

"Kami pihak NIRZA Production ingin memastikan bahwa 'Konser DEWA 19 Reunion Live in Malaysia Feat Ari Lasso & Once Mekel' yang bakal berlangsung pada 2 Februari 2019 di stadium Malawati Shah Alam akan diteruskan," tulis rilis yang diterima awak media.

1. Tetap Tampil

Nik Iruwan selaku salah satu perwakilan Nirza Production memastikan jika Dewa akan tetap menampilkan yang terbaik. Jadi, para fans yang sudah terlanjur membeli tiketnya tak perlu khawatir menanggapi isu-isu yang beredar.

"Kami berharap peminat yang sudah membeli tiket tidak perlu risau karena konser tersebut akan tetap berlangsung. Dewa 19 akan terus memberikan persembahan terbaik buat semua," ujar Nik.

2. Tanggapan Once

Ketidakhadiran Dhani dalam konser tersebut memang cukup disayangkan banyak pihak. Karena selain jadi mastermind dari Dewa 19, ini adalah konser pertama mereka di tahun 2019 dengan formasi lengkap. Kendati demikian, Once mencoba untuk tetap legowo dan ikhlas menerima itu semua.

"Ini sudah jadi satu kemungkinan yang pahitnya sudah dibayangkan oleh kami dan oleh promotor Malaysia sebetulnya, bahwa kemungkinan ini bisa terjadi. Karena itu soal tanggal 2 Februari itu tetap jadi, show must go on," ujar Once saat ditemui awak media belum lama ini.
(kpl/apt/gtr)