Koleksi Gitar, Ari Pramundito Rogoh Kocek Hingga Puluhan Juta

Adhib Mujaddid  |  Jumat, 23 Mei 2014 15:50
Koleksi Gitar, Ari Pramundito Rogoh Kocek Hingga Puluhan Juta
Ari Pramundito @foto: KapanLagi.com®/Akrom
Kapanlagi.com - Mantan vokalis dan gitaris Gruvi, Ari Pramundito, ternyata memiliki koleksi gitar yang menggiurkan. KapanLagi.com® pun berkesempatan untuk meliput sekitar dua puluh gitar milik ayah satu anak itu di kediamannya kawasan Mampang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Sampai di kediamannya yang sejuk dan asri, tim KapanLagi.com® langsung diajak ke sebuah studio kecil di dalam rumahnya. Beberapa gitar akustik dan listrik pun terpajang rapi di studio yang kecil itu.

Ditanya soal gitar favorit, Ari langsung menunjuk gitar merk Ibanez GB seharga 4000 dollar AS atau sekitar 45 juta rupiah sebagai salah satu gitar favoritnya. "Ini aku beli 4000 dollar AS, tapi kalau sekarang kayanya udah naik ya sekitar 7000 sampai 9000 dollar AS," katanya.

Koleksi gitar Ari, bikin ngiler @foto: KapanLagi.com®/AkromKoleksi gitar Ari, bikin ngiler @foto: KapanLagi.com®/Akrom

Dari sekian banyak gitar yang dimilikinya, ada salah satu gitar yang memiliki cerita menarik. Gitar Fender Anniversary Statocaster 25 tahun di tahun 1979 yang dimiliki Ari, ternyata tadinya adalah milik dari gitaris GIGI, Dewa Budjana, yang dijual kepadanya. Menariknya, gitar tersebut dijual tanpa sepengetahuan Dewa.

"Gitar ini tadinya punya Dewa Budjana yang hilang. Eemm, nggak hilang sih, cuma gitar ini dijual temannya Dewa tanpa sepengetahuan Dewa. Tadinya cuma dititipin Dewa ke temannya, tapi ternyata dijual temannya jual ke saya. Kalau saya sih baru tahu pas saya sama Dewa ketemu di sebuah acara," cerita Ari.

Mana yang paling kamu suka? @foto: KapanLagi.com®/AkromMana yang paling kamu suka? @foto: KapanLagi.com®/Akrom

Selain itu, ada pula gitar yang dihiasi lukisan. Gitar tersebut adalah merk Fender tahun 1973. Karena kurang laku, gitar tersebut dilukis oleh seorang pelukis pada tahun 1990. Akhirnya, karena lukisan tersebut, gitar itu menjadi laris manis.

"Jadi gitar ini tadinya kurang diminati. Tapi setelah tahun 1990 gitar ini dilukis, gitar ini jadi terjual habis. Aku beli di Amerika waktu itu harganya sekitar 1700 US," ucap Ari.

Selain belasan gitar yang terpajang rapi di studionya, Ari juga memasang beberapa gitar di dinding rumahnya. Gitar-gitar ini sudah tidak lagi dipakai Ari karena beberapa alasan. Beberapa gitar tersebut antara lain, Ibanez Artist Series tahun 1972, Fender Eric Clapton berwarna putih, Ibanez GB, PRS Custom, dan Gibson.

JANGAN LEWATKAN

(kpl/pur/adb)

Simak Lifestyle Populer Lainnya

Lihat Arsip Musik

- - -