Ke Singapura, The Adlys Disangka Teroris
The Adlys
Kapanlagi.com - Belum lama berkibar di belantika musik tanah air, The Adlys sudah berkesempatan untuk mencicipi konser di luar negeri. Kali ini mereka didaulat untuk tampil di Singapura. Dari serunya manggung, mereka ternyata punya pengalaman lucu. Grup yang digawangi Firman (gitar), Arief (drum), Adly Fairuz (vokal), dan Thuse (bass) ini sempat disangka teroris.
"Seru banget karena pengalaman pertama, gugup juga. Maksudnya, kita jauh-jauh dari luar biasa aja, kayaknya gimana gitu. Ya akhirnya kita buat konsep. Padahal kita lagi recording untuk persiapan single di album kedua," kata Adly.
"Terus yang pengalaman banget sih Arief sama Firman disangka teroris," sambungnya kala ditemui di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (30/10).
Firman yang berada di situ langsung semangat untuk membahasnya. "Iya, pas di bandara nama kita berdua. Kalau gue Arief Wibowo dan dia Firman Firdaus lagi dicari. Terus nama kita dicek di imigrasi, cuma make sure aja kalau nggak pernah dipakai buat yang macem-macem. Pas dicek ternyata nggak ada apa-apa, ya bebas aja," terangnya.
Advertisement
Proses pemeriksaan itu diakui para personel The Adlys cukup menegangkan. Pasalnya agak lama juga Firman dan Arief diperiksa. "Ini jangan-jangan dieksekusi hukuman mati," kata Adly seraya terbahak. "Tapi kan ada manager gue yang ngurusin kita," ujarnya.
"Iya, aku sempet gemeteran. Tapi mereka sudah tahu kalau The Adlys datang, mereka juga ramah-ramah, jadi hanya ngikutin prosedur aja," aku Arief.  Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/gum/boo)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
