Kasus Dugaan Pelecehan, Harum Manis Didepak Dari Label Dan Festival Musik
instagram.com/@harummanisofficial
Kapanlagi.com - Dunia musik Indonesia kembali diguncang dengan berita tidak sedap. Sulthon Kamil, vokalis dari band Harum Manis yang baru-baru ini mendapatkan ketenaran, diduga melakukan pelecehan terhadap remaja di bawah umur. Kasus ini berawal dari unggahan dari sebuah akun X yang membagikan percakapan mencurigakan Sulthon Kamil dengan korbannya. Sejak saat itu karier Harum Manis harus terpuruk, mulai dari dikeluarkan dari label dan dicoret dari festival.
Baca berita menarik lainnya seputar musik di Liputan6.com
Advertisement
1. Kronologi Dugaan Kasus Pelecehan
Vokalis band Harum Manis, Sulthon Kamil, kini menjadi perhatian publik karena munculnya dugaan kasus pelecehan yang dilakukan oleh Sulthon Kamil terhadap remaja di bawah umur. Kasus ini pertama kali muncul ketika akun X dengan nama @TEWASUSAIPESTA membagikan sejumlah bukti tangkapan layar percakapan Kamil yang menunjukkan indikasi praktik grooming dan manipulasi kepada remaja perempuan.
Diduga bahwa korban dari kasus ini tidak hanya satu orang, tetapi terdapat beberapa remaja di bawah umur yang menjadi korban dan memulai untuk speak up di berbagai akun media sosial. Korban menjelaskan bahwa Sulthon Kamil memulai pendekatan dengan cara memberikan like ke berbagai unggahan korban di media sosial. Tindakan tersebut berlanjut ke room chat yang berujung pada manipulasi dan permintaan seksual.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Respon Label dan Festival
Menanggapi kasus ini, Lamunai Records sebagai label yang menaungi Harum Manis, menyatakan solidaritas dan dukungan kepada korban. Per tanggal 10 September 2025, pihak label mengumumkan telah memutus segala bentuk kontrak dan kerja sama dengan Harum Manis. Kini Lamunai Records sudah tidak memiliki sangkut paut dengan Harum Manis dan Sulthon Kamil.
Tidak hanya itu, Synchronize Fest 2025 juga memilih untuk mengeluarkan Harum Manis dari daftar penampil. Sebelumnya band ini dijadwalkan untuk tampil pada tanggal 3 Oktober 2025 di Gambir Expo, Jakarta. Keputusan ini sebagai pernyataan sikap dari pihak festival dalam menentang segala bentuk pelecehan dan membuat ruang aman bagi semua orang. Hal ini disampaikan oleh Direktur Synchronize Fest pada saat konferensi pers Senin, 10 September 2025.
Baca berita menarik lainnya!
no na Rilis MV 'Sad Face :(', Selipkan Sindiran Pedas untuk Mantan
Atta Halilintar Rilis Single Minang Timur, Kolaborasi Bareng Juan Reza
Rizwan Fadilah 'Njan' Akui Tak Pernah Pacaran, Lagu-lagu Galau Ciptaannya Ternyata Hasil Imajinasi
Fadhilah Intan Hidupkan Kembali Lagu Legendaris 'Pantang Mundur' Karya Titiek Puspa
Adrian Khalif Tumbuh Besar di Luar Negeri, Ungkap Lagu Indonesia Pertama yang Langsung 'Nyantol'
(Di usia pernikahan 29 tahun, Atalia Praratya gugat cerai Ridwan Kamil.)
Berita Foto
(kpl/vaj)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
