Jimi Multhazam Kawal Single Ketiga Kraskombat 'Diayun Lintas Sumatera'

Jimi Multhazam Kawal Single Ketiga Kraskombat 'Diayun Lintas Sumatera'
Band Kraskombat - Credit: Istimewa

Kapanlagi.com - Band Kraskombat melepas single ketiga berjudul Diayun Lintas Sumatera sebagai penanda jelang rilisnya mini album. Perayaannya datang lewat video musik yang tayang bersamaan dengan lagunya.

Ceritanya personal, perjalanan panjang menyusuri jalur lintas Sumatera, dari sudut pandang para perantau yang meninggalkan rumah demi mencari nafkah. Rindu yang hangat dibungkus dengan energi yang keras dan jenaka, dengan rasa jantan khas Kraskombat.

"Lagu ini tentang rindu orang-orang yang jauh dari rumah demi cari nafkah. Kami mau rasa itu tetap keras dan jenaka, tapi hangat di ujungnya," ujar Ekay, drummer sekaligus penulis lirik Kraskombat.

Visualnya meminjam estetika video karaoke lokal, hiburan yang akrab bagi penumpang bus antarkota dan antarprovinsi di sepanjang Lintas Sumatera, lengkap dengan cerita dan risiko di perjalanannya.

Sutradara muda Adigidauw kembali menggarap videonya, mengeksekusi konsep yang dirancang Ekay. Ini adalah kolaborasi ketiga mereka, setelah Autopilot dan Kepada Hitam dan Api, sehingga resmi menjadi trilogi MV.

1. Detail Penggarapan Lagu

Secara musikal, lagu ini bertumpu pada heavy metal, thrash, dan hard rock. Komposisinya teknikal, tetapi tetap catchy. Barisan Bontlay (gitar), Ekay (drum), Fahmi (bass), dan Bobby (vokal) menjanjikan nuansa yang segar dan tidak mengulang dua single sebelumnya.

Gitar Bontlay tetap berat dengan tuning standar E. Bass Fahmi tampil flamboyan dan menguatkan bagian reff, drum Ekay meledak sejak gerbang lagu, dan vokal tinggi Bobby menjadi jiwanya. Semua disusun dengan detail dan presisi lewat workshop yang berjalan hampir setengah tahun lebih.

Lirik ditulis terutama oleh Ekay. Pola vokal dan liriknya kemudian dikerjakan bersama Jimi Multhazam, produser yang juga menjaga kualitas lagu dan merangkap vocal director.

Targetnya adalah vokal teknikal ala 80-an dengan jangkauan tinggi yang tetap ringan di telinga. Proses tracking-nya panjang, dan Bobby memakai shift studio terbanyak dengan pengawasan ketat dari Jimi dan Ekay. Dua minggu sebelum rekaman final, Bobby menjalani rutinitas disiplin berenang dan lari.

2. Bagian dari Mini Album

Ketika Diayun Lintas Sumatera dan track lain untuk mini album rampung, Disaster Record, label asal Bandung, menyambut Kraskombat dengan hangat. Label ini akan merilis kaset pita dan merchandise, sekaligus menjadi executive producer band sejak pertengahan 2026.

Tracking instrumen dilakukan di Benji Studio, Bekasi. Jimi Multhazam duduk sebagai produser, Jafar Sadiq Aldjufri sebagai recording engineer, dan Ndroz Setiawan memoles mixing serta mastering. Mini album ini akan memuat Autopilot, Kepada Hitam dan Api, Turbolensi, dan Diayun Lintas Sumatera.

(kpl/far/ums)

Rekomendasi

Trending