Jelly Tobing, Legenda Band 'Epigon' The Beatles Tanah Air

Jelly Tobing, Legenda Band 'Epigon' The Beatles Tanah Air Jelly Tobing, musisi legendaris tanah air.

Kapanlagi.com - Di dunia industri musik panggung, nama Jelly Tobing terbilang legendaris. Selama karir bermusiknya sejak tahun 60-an, tak kurang dari 30 band pernah ia awaki. Dengan band sebanyak itu Jelly tak hanya duduk di belakang set drum saja, nyanyi dan main gitar dijabaninya. Walau pada akhirnya ia lebih ngetop sebagai drummer. Terakhir ia masih aktif main di Bharata 84 Band yang pada 18 Desember lalu baru melangsungkan konser.

Sebagai pelaku musik tanah air, bapak dari drummer The Rock Indonesia, Ikmal ini, sempat mengecap masa keemasan di tahun 80 an bersama Bharata 84 Band. Pada era itu ada tiga band epigon yang paling diminati. Mereka adalah Bharata Band sebagai epigon The Beatles,, Cockpit epigon dari Genesis, dan Acid Speed epigon The Rolling Stones.

"Di masa itu, kami terbiasa manggung 30 kali dalam sebulan, jadi saya tidak kaget saat anak saya tiap hari manggung, tapi itu berbeda kalau kami kan manggung secara langsung mengisi acara dari cafe ke cafe, tentunya bisa dibayangkan, di masa itu kami bergelimangan harta. Jadi epigon bisa kaya. Motivasinya jelas make money–lah," ungkapnya di Hard Rock Cafe, (21/12).

Menjadi epigon sebuah band kesohor dan bisa bertahan lama sampai kurun 30 tahunan, tentu tidak mudah. Bharata sendiri tercatat secara resmi berdiri dari tahun 60-an. Untuk dapat mencapai tahap sebagai band entertain sejati, menurut Jelly hanya ada satu kata yaitu kecintaan.

"Pokoknya dengan kecintaan itu kita bisa bermain enjoy, happy. Kalau kita sudah cinta sampai mati membawakan lagu–lagu itu semuanya selesai. terbukti sampai sekarang kami tetap bertahan," pungkasnya.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/wwn/bar)

Rekomendasi
Trending