Jakarta Blues Fest 2010 Hari Pertama Manjakan Penonton

Yunita Rachmawati  |  Sabtu, 16 Oktober 2010 13:10
Jakarta Blues Fest 2010 Hari Pertama Manjakan Penonton
Ana Popovic

Kapanlagi.com - Meski terkesan masih sepi, namun pagelaran musik blues berskala internasional, Jakarta Blues Festival 2010 hari pertama tetap memanjakan penonton yang datang tak hanya dari ibukota, namun juga dari luar kota.

Dibuka secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, event ini pun diharapkan bisa menjadikan Jakarta sebagai ibukota musik blues di Asia tenggara.

"Saya bersyukur, event ketiga Jakarta Blues Festival ini mulai bisa dinikmati para blues lovers. Ini adalah langkah awal untuk mengenalkan Jakarta sebagai ikon blues di asia tenggara, bahkan sampai ke dunia," ucap Foke - sapaan akrab Fauzi Bowo dalam sambutannya.

Gubernur DKI pun menyempatkan diri untuk melihat penampilan InaBlues Band feat Fonticello di panggung utama, Blue Stage Jakarta Blues Festival 2010.

Line up artis penampil seperti Ana Povovic, Matt Schofield, Kevin Borich, dan lainnya merupakan daya tarik para penikmat musik blues untuk datang ke area Istora Senayan Jakarta, Jumat malam (15/10).

John Paul Ivan (21.45 WIB) dan Abdee Slank and Friends feat Candil (22.45 WIB) menjadi musisi rock tanah air yang mengisi panggung Red Stage. Sentuhan rock pun mereka mainkan dalam beberapa lagu bernuansa blues yang mereka bawakan.

Sedangkan Matt Schofield, Kara Grainger, dan Kevin Borich masing-masing menghibur di Red Stage, Green Stage, dan Black Stage menjelang tengah malam.

Kim Mok Kyung menjadi pembuka di stage utama pukul 17.15 WIB. Gitaris dan penyanyi blues asal Korea yang yang telah dikenal sebagai musisi yang menakjubkan di Asia maupun seluruh dunia ini mampu menghipnotis penonton dengan permainan apiknya.

Disusul ESQIEF Syaharani feat Donny Suhendra, Rama Satria & The Electric Mojos with Lance Lopez, Yuyun George & The Jazmint Big Band serta penampilan pamungkas malam itu yaitu Ana Povovic. Dan sebagai aksi penutup, Ana Povovic pun menyuguhkan performa yang spektakuler malam itu, tentu dengan permainan gitar dan suara khasnya yang mampu membawa penonton larut dalam suasana. (kpl/ato/boo)

Lihat Arsip Musik

- - -