Jadi Penceramah Bukan Cita-Cita Ustaz Riza Muhammad?

Wulan Noviarina  |  Kamis, 16 Juli 2015 16:22
Jadi Penceramah Bukan Cita-Cita Ustaz Riza Muhammad?
Ustaz Riza Muhammad @KapanLagi.com®/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Siapa sangka jika Ustaz Riza Muhammad awalnya tidak bercita-cita ingin menjadi seorang penceramah melainkan ingin menjadi seorang penyanyi atau presenter. Namun, seiring berjalannya waktu dan atas kehendak Allah SWT kini ia menjadi seorang ustadz.

"Sebenarnya basicly passion suka nyanyi. Jujur ekspektasi saya nggak pengen jadi penceramah. Paling tidak jadi presenter dulunya gitu. Cuma sekali lagi Allah yang punya kerajaan akhirnya (sekarang) bisa dikenal (jadi penceramah). Apalagi setelah menikah punya istri bidadari surga," ujar Ustaz Riza saat ditemui di Margo City Depok pada (14/7).

Seakan tidak mau meninggalkan hobi menyanyinya, akhirnya Ustaz Riza dengan seorang temannya Indra Al Firdaus menggarap sebuah mini album religi berjudul Kuasa Illahi yang dikerjakannya cukup singkat. Suami Indri Giana ini pun selalu melibatkan syair-syair lagu dalam dakwahnya.

"Tahun lalu sempat bikin single tapi nggak jalan karena sibuk. Terus Indra nawarin mini album. Jadi dalam seminggu menggarap take voice dan video. Total dua minggu lah," ujar Riza.

Menjadi penyanyi adalah cita-cita Riza dulu, sekarang baru terwujud. @KapanLagi.com®/Budy SantosoMenjadi penyanyi adalah cita-cita Riza dulu, sekarang baru terwujud. @KapanLagi.com®/Budy Santoso

Riza mengakui bahwa apa yang ia lakukan saat ini tidak bisa lepas dari faktor keluarga, terutama anak. Menurutnya, album yang ia rilis adalah salah satu bagian dari rezeki yang luar biasa dari Tuhan.

"Ini efek rejeki anak bawa rejeki luar biasa. Kita juga berbagi dengan anak yatim. Maka usahakan tiap ada rezeki berbagi dengan anak yatim," kata bapak satu anak ini.

Pemain sinetron ini juga menegaskan bahwa apa yang ia lakukan tetaplah di jalur dakwah. Karena menurutnya, antara musik dan dakwah sebenarnya punya kaitan yang erat dan bisa jadi sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan.

"Sebenarnya syiar dan syair sama penting. Konten dakwah tetap bertausiah. Apapun kegiatan profesinya aku selalu libatkan syair. Kadang kalau dakwah saya selipkan lagu biasa saya islamkan. Ketika ada single yang benar dan passion nyanyi kenapa nggak," pungkasnya.

(kpl/phi)


Lihat Arsip Musik

- - -