Jadi Anggota Pecinta Alam, Puti Barasuara Cerita Soal Kesasar di Gunung Salak

Senin, 16 Desember 2019 21:22  | 

Barasuara



Kapanlagi/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Tampil anggun di atas panggung bersama Barasuara, tak banyak yang tahu kalau salah satu vokalisnya, Puti Chitara, suka berpetualang naik gunung. Beberapa gunung tertinggi di Indonesia pun telah berhasil didaki.

Mulai dari Gunung Gede, Rinjani, hingga Gunung Fuji pernah didaki oleh vokalis yang memiliki nama lengkap Puti Chitara Sekar Kusuma tersebut. Namun, dari beberapa gunung tersebut, Salak menjadi lokasi yang punya kesulitan lebih untuk didaki.

"Paling rumit salak. Karena puncaknya juga nggak jelas, cuma ada tiang pemancar sinyal. Karena kan Salak hutan tropis, pohon semua nutupin. Kalau Rinjani kan lapang. Salak paling tricky. Sempet nyasar. Seminggu di atas," ungkap Puti saat ditemui di Kawasan Taman Wisata Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (16/12).

Tidak hanya sempat kesasar di Gunung Salak, Puti dan teman-temannya sempat kekurangan air."Sempet juga kekurangan air. Terus minum air dari embun," sambungnya.

 

1. Miliki Pemandangan Sangat Indah

Selain mendaki gunung, Puti juga sering berpergian ke beberapa tempat wisata yang memiliki jalur menanjak. Salah satu tempat favoritnya adalah Kawah Ijen. Menurutnya, Kawah Ijen memilki pemandangan yang sangat indah.

"Itu (kawah Ijen) bagus banget sih ya. Aku nggak ngerti kenapa orang Indonesia harus keluar negeri, padahal ada tempat sebagus ini. Di perancis, aku diceritaan, masuk acara tv Perancis yang menyiarkan tentang keindahan Ijen," tuturnya.

Saat ini, Puti pun merasakan hal yang memprihatinkan saat kembali ke Kawah Ijen. Pasalnya, telah terjadi kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur pada Oktober 2019 lalu dan telah menghanguskan sekitar 940 hektare di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Gunung Ranti, dan Gunung Merapi Ungup – Ungup.

2. Ikut Ambil Bagian

Melihat hal ini, Puti bersama bandnya Barasuara pun turun tangan ikut ambil bagian dalam konservasi lewat program “Siap Sadar Lingkungan (#SiapDarling)” di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (16/12) yang digagas oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur dan Bakti Lingkungan Djarum Foundation. Dipimpin langsung oleh Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji, Basuara bersama 250 mahasiswa menanam 500 pohon cemara gunung untuk konservasi.

Hadirnya Barasuara bersama 250 mahasiswa dari 36 Universitas di Jakara pun mendapat sambutan positif dari Vice President Director Djarum Foundation, FX Supanji.

"Kami ucapkan berterima kasih ke pemerintah yang sangat konsen mahasiswa dan relawan yg bantu kami menghijaukan lingkungan ini akibat kebakaran," katanya.

(kpl/pur/frs)