Iyeth Bustami Tunjukan Pencipta 'Laksamana Raja di Laut' yang Sebenarnya
Kapanlagi.com - Kasus gugatan yang dilayangkan Nurham Yahya terhadap pelantun tembang Melayu, Laksamana Raja di Laut, Iyeth Bustami semakin panas. Setelah Nurham yang mengklain sebagai pencipta lagu tersebut, dan menuntut Iyeth karena tidak mencantumkan namanya dalam album yang dirilisnya. Kini Iyeth justru menemukan orang benar-benar sebagai pencipta lagu tersebut.
Pada album tersebut semula hanya dituliskan dua huruf NN yang berarti No Name alias Anonim, tidak dikenal, karena dianggap sebagai lagu rakyat dari zaman baheula.
Melalui kuasa hukumnya, Thamrin, SH, Nurham meminta Iyeth memberinya kompensasi senilai Rp3 Milliar. Dengan perincian kaset terjual satu juta kopi dikalikan royalti Rp3.000,-. Kedua, royalti atas lagu tersebut selama tiga tahun sebesar Rp200 juta.
Namun sepertinya gugatan tersebut tidak akan pernah teralisasi. Karena kabar gembira datang dari Iyet yang berhasil mendatangkan pemilik asli lagu tersebut, Pak Ngah dari Malaysia ke Indonesia pada Selasa (15/2) pagi kemarin. Hal ini segaja dilakukan Iyet untuk menegaskan bahwa Pak Ngah lah sebagai pencipta asli lagu Laksamana Raja di Laut dan bukan Noorman Yahya seperti yang diakuinya.
Advertisement
Iyet menuturkan bertemu dengan Pak Ngah saat menggelar konsernya di Brunai dimana ia juga menyanyikan lagu Laksamana Raja di Laut. "Dan usai saya menyanyikan lagu tersebut, tiba-tiba ada yang bilang kalau penciptanya ada diantara penonton VVIP," cerita Iyeth. "Seperti anugerah dari Tuhan, kayaknya Tuhan memberikan pertolongan kepada saya untuk menjelaskan mana yang benar dan mana yang salah."
Saat itu Iyet juga langsung bercerita tentang permasalahannya. Kontan saja Pak Ngah sangat binggung dengan Norman yang bisa mendaftarkan lagu miliknya ke Dirjen Haki atau Hak Atas Kekayaan Intelektual. Disebutkan pula bahwa lagu tersebut berjudul asli Notalgia Idul Fitri dan diciptakan Pak Ngah pada tahun 1993 silam. Yang mempopulerkan adalah artis terkenal dari Malaysia bernama Sarifah Aini. Seiring dengan waktu, lagu tersebut merambah ke Riau, dan akhirnya berubah judulnya Laksamana Raja di Laut.
"Saat Saya bertemu Pak Ngah, dia bilang kalau saya diijinkan sebagai penyanyi yang resmi untuk mempopulerkan lagu tersebut. Jadi bagi saya, lagu tersebut tidak masalah dengan orang lain, karena sipemilik asli lagu tersebut sudah mengijinkan saya untuk bebas mempopulerkan melalui album saya," jelas Iyet yang kali ini mengandeng Hotman Paris untuk mengungat balik Nurman dengan tuduhan telah mencemarkan nama baiknya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(dis/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
