Isyana Sarasvati dan Jason Ranti Dipertemukan Lafa Pratomo di GARIS TEGAK, Prosesnya Tak Terduga

Album Garis Tegak/KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Kapanlagi.com - Kolaborasi Isyana Sarasvati dan Jason Ranti menjadi salah satu lagu yang paling dinanti di album Garis Tegak. Lafa Pratomo selaku produser mengungkap proses kreatif di balik pertemuan dua musisi dengan pendekatan musik yang jauh berbeda ini.
"Ya itu langsung dihilangkan, tapi kita tidak berangkat dari tema. Dan Lafa punya pendekatan musik yang khas dia, Isyana juga punya," ujar Jason Ranti saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).
Lafa menjelaskan, proses produksi lagu ini justru dimulai dari obrolan santai tanpa rencana tematik yang matang. Semua berawal dari cerita ringan di meja makan.
Advertisement
"Jadi kita mulainya sebenarnya mungkin bukan secara tematik persis gitu, cuma kita mulai dengan ngobrol aja sih. Ngobrol-ngobrol di meja makan, terus kayak apa namanya, kita cerita gitu. Jeje cerita yang tadi aku bilang gitu, kayak 'Eh ini ada tetangga gua di rumah kan gara-gara kerjanya dia digantiin AI,'" kata Lafa Pratomo.
1. Ide Lagu dari Obrolan Meja Makan

Dari obrolan itu, Jason Ranti tiba-tiba meminta kertas dan pulpen untuk menuangkan ide secara spontan. Proses menulis liriknya sendiri disebut berlangsung sangat cepat.
"Kita kayak gitu aja. Akhirnya dia lima menit minta kertas sama pulpen, terus dia mengeluarkan kekuatan supernya lah di situ, kayak 'Gila cepet banget nulis.' Ya udah, yuk. Jadi mungkin biasanya kita berangkat dari musik dulu terus akhirnya kita merespon apa wacana-wacana yang coretan-coretannya dia. 'Ini aja deh kita bikin'," kata Lafa.
"Terus aku tuangin musik di situ, terus Isyana juga ikut merespon. Ya jadilah, jadilah musik yang amburadul dan awur-awuran tapi ya dengan cara yang indah, pas didengar lagi, 'Oh ternyata masuk ya gitu,'" sambung Lafa.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Memulai Proyek Tanpa Rencana Matang

Menariknya, Lafa mengaku sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya akan mempertemukan Jason Ranti dan Isyana Sarasvati dalam satu lagu. Ia bahkan mengaku selalu memulai proyek tanpa rencana matang.
"Enggak sama sekali. Gua dari semua project ini, gua semua berangkat dari rumah dalam keadaan gua nggak tahu mau bikin apa lagi. Bener semua, ya mungkin semuanya juga akan merasa gitu sih kayak 'Entar mau ngapain ya?' gitu," katanya.
"Entar mau ngapain nggak tahu, mau mau apa, ya udah dateng aja dulu. Tapi di penghujung hari kayak 'Oh ada nih ada sesuatu yang bisa dibawa pulang, bisa direnungkan ulang,' atau kayak gitu bisa dikaryakan kembali gitu," pungkas Lafa.
Album Garis Tegak sendiri terdiri dari enam kolaborasi, yakni Feby Putri x Matter Mos, Nadhif Basalamah x Hursa, Ari Lesmana x White Chorus, Isyana Sarasvati x Jason Ranti, Bilal Indrajaya x The Jansen, serta Hindia x Banda Neira. Lagu pembuka berjudul "Seperti Angka 8" dari duet Feby Putri dan Matter Mos dijadwalkan rilis pada 4 Agustus 2026 mendatang.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/far/fbi)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor















































