Ini Nih, 6 Lagu Yang Cocok Untuk Sambut Halloween

Rabu, 29 Oktober 2014 16:01  | 

Radiohead



Sumber: Istimewa

Kapanlagi.com - Momen halloween sebentar lagi kita rayakan, tentunya, segala pernik bertema horor siap untuk menghiasi event ini. Entah itu berupa kostum, cerita, film bahkan musik.

Banyak juga yang menjadikan momen ini untuk perilisan buku atau film bertemakan horor. Yang tentunya dapat semakin mendongkrak pendapatan dari film atau buku tersebut.

Berbicara mengenai musik, ternyata ada juga lho lagu-lagu yang memiliki tema horor, atau mempunyai atmosfer aransemen menyeramkan. Harusnya karya-karya ini cocok digunakan untuk theme song film horor.

Penasaran siapa saja musisi ini dan seperti apa karya mereka? Yuk simak selengkapnya di sini: (nme/fnd)

1. Radiohead - Everything In Its Right Place

Lagu ini merupakan karya band legendaris asal Inggris, Radiohead. Dimana Everything In Its Right Place adalah lagu pembuka dari album keempat mereka, KID A.

Menit awal lagu ini dibuka dengan alunan piano dari Thom Yorke yang seakan membawa suasana gelap dan sunyi. Kemudian, mulailah suara vokal Thom yang terdengar melodius masuk dan membawa aura kelam di lagu ini.

Berdurasi empat menit lebih, Everything In Its Right Place juga pernah digunakan untuk opening di film VANILLA SKY. Penasaran seperti apa lagunya? Yuk mari simak di sini:

2. Black Sabbath - Black Sabbath

Lagu ini terdapat pada album debut dari Black Sabbath yang di rilis pada 1969 silam. Banyak unsur seram yang ditawarkan di lagu ini, mulai dari aransemen hingga penulisan liriknya.

Di menit awal, pendengar akan disuguhi penggambaran suasana malam yang mencekam dengan suara hujan dan lonceng gereja. Kemudian disusul dengan aransemen riff gitar yang berat dan lambat, seakan dimulailah teror menyeramkan.

Untuk liriknya sendiri, bercerita tentang serbuan para iblis ke dunia manusia. Dimana, nantinya seluruh manusia tak mampu menghindar dari serangan mereka. Penasaran dengan lagunya? silahkan simak di sini:

 

3. The Cure - A Forest

A Forest merupakan lagu yang dibuat The Cure pada tahun 1980 untuk dimasukkan dalam album kedua mereka, SEVENTEEN SECONDS. Lagu ini merupakan representasi dari genre gothic rock yang ada pada era tersebut.

Mendengarkan lagu ini, serasa dibawa ke dalam kesunyian hutan yang penuh kabut dan gelap. Di sepanjang lagu, didominasi suara petikan gitar yang membawa mood kelam dengan diiringi oleh suara synth yang mengawang-awang.

Untuk lirik lagunya sendiri, berkisah tentang seorang pria yang mencari kekasihnya di sebuah hutan gelap. Namun, malah dirinya yang tersesat dan terjebak dalam kesunyian dan seramnya hutan tersebut. Penasaran? Yuk simak lagunya di sini:

4. Portishead - Roads

Roads merupakan lagu dari Portishead yang terdapat dalam debut album mereka, DUMMY. Album ini di rilis pada Agustus 1994 silam dan berhasil mendapatkan gelar Mercury Music Prize di tahun 1995.

Lagu ini begitu terasa atmosfir kelam dan suram dari awal hingga akhir lagu. Dibuka dengan suara piano yang mengawang, seakan membawa para pendengarnya memasuki sisi dunia yang dipenuhi dengan banyak hal-hal kelam dan menyedihkan.

Aransemen dari lagunya sangat selaras dengan lirik yang ada. Dimana lewat Roads, Portishead menyampaikan kalau peperangan adalah sebuah keputusan yang salah dan begitu merugikan kehidupan di bumi. Silahkan simak lagunya di sini:

5. The Velvet Underground - Venus In Furs

Venus In Furs merupakan lagu yang diciptakan oleh Lou Reed untuk debut album pertama The Velvet Underground di tahun 1967. Lagu ini terinspirasi dari novel dengan judul yang sama karya Leopold von Sacher-Masoch.

Berdurasi lima menit lebih, Venus In Furs menyajikan aransemen musik yang gelap dan kelam. Dari awal hingga akhir lagu, didominasi oleh petikan dan teknik slide gitar yang begitu terasa psikedelik sekali.

Untuk liriknya sendiri, bercerita tentang perilaku seksual menyimpang dan praktek perbudakan yang dilakukan oleh seorang pria. Penasaran seperti apa lagunya? yuk mari simak di sini:

 

6. Nine Inch Nail - March Of The Pigs

March Of The Pigs merupakan lagu yang diciptakan sang frontman Trent Reznor untuk menjadi salah satu lagu di album ketiga mereka THE DOWNWARD SPIRAL. Lagu ini direkam di sebuah rumah, yang sebelumnya pernah terjadi sebuah kasus pembunuhan di dalamnya.

Lagu berdurasi hampir tiga menit ini, begitu terasa sekali gaya bermusik industrial khas Nine Inch Nails. Dimana di dalamnya dipenuhi teriakan-teriakan putus asa ala Trent Reznor.

Dari segi tema lagu, March Of The Pigs bercerita tentang sebuah ketidaktenangan dialog batin, ilusi dari pemikiran paranoid dan keadaan seseorang yang tengah terisolasi oleh imajinasi anehnya. Penasaran? Yuk simak lagunya di sini:

(nme/fnd)