Indonesia Pasar Potensial Untuk Konser Musik

Darmadi Sasongko  |  Jumat, 21 November 2008 23:18


  • Indonesia Pasar Potensial Untuk Konser Musik
    Backstreet Boys
Kapanlagi.com - Promotor dan pendiri Buena Production, Peter Basuki kepada wartawan di Jakarta, Jumat (21/11), mengaku optimistis Indonesia akan menjadi salah satu negara yang menjadi barometer pasar pertunjukan internasional.

Salah satu buktinya adalah cukup banyak penyanyi dan musisi dunia yang tampil di Indonesia sepanjang 2008. Mereka di antaranya Backstreet Boys, Diana Krall, David Benoit, One Republic, Saosin, Incubus, Babyface, dan The Manhattan Stransfer.

"Indonesia adalah pasar yang sangat potensial untuk dunia hiburan. Konser-konser musisi dan penyanyi kelas dunia makin sering berlangsung. Ini karena para promotor konser dan manajemen artis melihat Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar, letaknya strategis sehingga konser di Indonesia bisa menarik penonton dari negara tetangga (Singapura, Malaysia, dan Australia, red)," kata Peter.

Pendiri Buena Production pada tahun 1969 ini mengungkapkan dari pengalamannya bertahun-tahun menjadi promotor pertunjukan ia melihat pihak manajemen artis juga mencermati frekuensi datangnya artis-artis mancanegara ke Indonesia.

"Pasar hiburan di Indonesia saya rasa akan tetap bagus kalau melihat keadaan Indonesia yang saat ini aman dan kondulsif, semoga menjelang Pemilu Presiden dan Legislatif 2009 keadaannya tetap baik," katanya.

Pria yang pernah sukses memboyong Backstreet Boys dan Diana Ross ke Indonesia ini mengatakan kenyataan bahwa Indonesia sebagai pasar pertunjukan internasional adalah peluang yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku industri hiburan internasional di Indonesia.

"Tidak mudah mendatangkan penyanyi atau musisi asing untuk konser di Indonesia, tapi kita bisa meyakinkan mereka untuk datang asalkan bisa bekerjasama dengan baik dengan manajemen artis itu," ujarnya.

Ia mengungkapkan keberhasilan untuk mendatangkan artis kadang tidak hanya tergantung pada di sendiri, tapi juga pihak manajemen. Oleh karena itu perlu dilakukan pendekatan profesional dengan manajemen artis dan agen khusus yang ditunjuk manajemen sebagai promotor konser.

"Di dunia hiburan internasional setiap promotor dengan manajemen artis saling kenal dan terhubung. Apabila dalam sebuah konser di Indonesia tiket konsernya terjual habis, keamanan kondusif, dan mereka disambut dengan baik, maka hal itu akan disampaikan di forum mereka dan memberi kesan positif untuk Indonesia sehingga di lain waktu artis lainnya tertarik datang," demikian Peter Basuki.