Hijrah ke Jakarta, The Rain Tetap Eksis
Kapanlagi.com - The Rain Grup Band asal Yogyakarta ini memang sudah hijrah ke Jakarta sejak rilis album ke 3 "serenade" setahun yang lalu. Kenapa sih mereka pindah? Ketika dihubungi Kapanlagi, Senin (19/5) mereka menjawab, alasan kepindahan mereka sebenarnya tidak ada alasan khusus. Mereka ingin lebih memudahkan komunikasi dengan media, dan lebih bisa dikenal sebagai band lokal yang bertaraf nasional.
"Nggak bisa dipungkiri kalo Jakarta adalah pusat industri musik termasuk di dalamnya media," ujar Ipul salah satu personil.
Sebelumnya masing-masing personil sudah mempersiapkan diri sebelum mereka hijrah ke Jakarta. Seperti Indra dan Aang yang harus menyelesaikan kuliah. Selama merilis 2 album sebelumnya, mereka menuntaskan kuliah. Karena memang sedikit tertunda. Setelah tanggung jawab pendidikan udah selesai barulah "pindah rumah".
"Tapi kita nggak akan melupakan Jogja kok, bagaimanapun kita lahir dan berkembang menjadi seperti sekarang karena pengaruh lingkungan Jogja yang sangat kental," ujar Indra.
Advertisement
Lalu kesibukannya apa nih setelah pindah ke Jakarta? The Rain sekarang ini sedang sibuk mengumpulkan materi untuk album keempat. Ipul yang mewakili teman-temannya menjawab, mereka berharap bisa secepatnya rampung dan segera merilis album. "Sambil menunggu kalau ada undangan main di kota sendiri atau di kota lain, hehehehe...," candanya.
Di tengah perkembangan musik Indonesia yang super cepat, dan banyak perubahan. Mereka berharap semoga musik Indonesia tambah maju. "Perkembangannya saat ini benar-benar luar biasa dibandingkan saat dulu kita masih kanak-kanak," kata Ipul.
Di tengah beragamnya jenis aliran musik yang semakin mendapat tempat dan diapresiasi dengan baik. Juga semakin banyak band baru bermunculan dengan beragam genre musik dan lewat jalur apapun yang tersedia untuk memperlihatkan karya-karya mereka. Hal itu tidak membuat mereka terus khawatir melainkan sangat bangga terhadap musik tanah air. "Terus terang kita sangat termotivasi dengan kondisi ini, membuat kita selalu berusaha juga membuat karya-karya yang lebih baik lagi," tandasnya.
Hanya saja ironisnya, kalo dilihat bahwa perkembangan musik indonesia yang pesat tapi di sisi lain pembajakan juga semakin menggila, itu yang membuat para grup band seperti The Rain juga perlu waspada. Karena kalau dibiarkan industri musik indonesia bisa mati, dan kalo itu terjadi maka kita akan kehilangan kesempatan menikmati karya-karya musisi lain. Mari selamatkan musik indonesia dengan tidak membeli barang bajakan!Â
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/tia)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba