Groovy, Gabungan Warna Jazz Ari dan Bibus

Kapanlagi.com - Satu lagi band baru akan mewarnai belantika musik Indonesia.

Band yang bernama Groovy ini adalah sebuah penggabungan ide dari mantan gitaris Tompi, Ari, dan kawan lamanya yang juga sudah memiliki album solo, Bibus. Penggabungan 2 musisi muda jazz ini diharap bisa lebih memberi tawaran baru bagi masyarakat pencinta musik untuk mendengarkan komposisi musik yang lebih fresh, yaitu penggabungan jazz, rock, dan pop.

Sebelumnya, Ari dan Bibus telah tergabung dalam sebuah band, yang selalu mengiringi Tompi, Groovology. Dikarenakan Tompi tak lagi bergabung dengan Groovology, akhirnya Ari dan Bibus mengeluarkan album solo mereka masing-masing.

Setelah album solo mereka beredar di pasar musik, Ari yang bernama lengkap, Ari Pramundito, ini merasa rindu dengan suasana musik Groovology. Akhirnya, Ari mengajak Bibus untuk membuat gebrakan baru dari musik-musik yang mereka pernah mainkan dengan membentuk, Groovy.

"Sebenarnya aku dan Bibus sudah lama kenal, kita sering bikin musik bareng. Setelah aku keluarin album solo FUNK ME, dan Bibus keluarin LOVE,LOVE,LOVE, aku dengan dia ingin bikin buat sesuatu yang baru. Jadilah Groovy yang bernuansa musik Jazz Rock," tukas Ari setelah tampil bersama dengan Groovy di vista sidewalk cafe, hotel Garden Palace, Surabaya, malam tadi (Kamis, 29/8).

Groovy terdiri dari 6 personel. Antara lain, Ari (gitar dan vokal), Bibus (gitar dan vokal), Tendra (bass), Yudhistira (keyboard), Agape (drum), dan si cantik Karina (backing vokal).

Ari sebagai frontman band Groovy ini juga menyatakan bahwa musik yang dibawakannya saat ini sangat berbeda dengan konsep album solonya, FUNK ME, yang telah dirilis tahun lalu.

Saat ini Groovy lebih ingin dikenal masyarakat luas, bukan hanya komunitas jazz yang ada. Sehingga, menurut Ari, musiknya sekarang levelnya turun dari musik-musik yang pernah dimainkan sebelumnya, dengan tujuan agar warna musik Groovy lebih komersil dan mudah didengar.

"Kita gabungin musik jazz dan rock, tapi di Indonesia, kalau albumnya ingin laku harus diberi nuansa pop. Itulah kenapa aku dan Bibus yang dulu main musik kelas A dan B, kini kita harus bermusik di level B dan C. Tapi itu semua kita lakukan agar lebih dikenal masyarakat luas, dan ingin memberitahukan kepada masyarakat, bahwa Jazz bukan warna musik eksklusif, melainkan musik yang kaya akan warna," Pungkas Ari

(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)

(kpl/dna)

Rekomendasi
Trending