Glenn Fredly Ingin Bantu Kesejahteraan Musisi Lewat Musik Bagus

Guntur Merdekawan  |  Minggu, 03 Maret 2019 12:35
Glenn Fredly Ingin Bantu Kesejahteraan Musisi Lewat Musik Bagus
Glenn Fredly / KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Seiring berkembangnya zaman, penjualan CD fisik dari para musisi mulai mengalami penurunan. Pasalnya di era millenial ini, mayoritas publik lebih memilih untuk menikmati karya-karya idola mereka lewat berbagai platform musik digital.

Berangkat dari fakta itu, Glenn Fredly selaku Komisaris Musik Bagus dan BUMI Entetainment mengenalkan sebuah platform musik baru. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan para pelaku atau ekosistem di industri musik.

"Poin besarnya dalam konteks pengelolaan dan perlindungan, itu yang menurut saya perlu banyak sumber daya agar seorang artis bisa survive. Sehingga punya dampak saat dia rilis atau setelah dia rilis dia mau ngapain. Dalam Musik Bagus ini sudah ada sub litigasi, sub finance untuk berhubungan dengan teks sampai kepada pengembangan suatu karya menjadi terlihat," terang pelantun Januari itu saat merilis aplikasi Musik Bagus di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (28/2).

Glenn Fredly rilis aplikasi 'Musik Bagus' / Credit: KapanLagi - Akrom SukaryaGlenn Fredly rilis aplikasi 'Musik Bagus' / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Glenn mengamini anggapan bahwa dunia digital adalah salah satu peluang baru bagi para musisi untuk bisa survive. Namun tetap saja, menurutnya harus ada formula yang tepat agar seorang musisi bisa memanfaatkan dunia digital semaksimal mungkin.

"Karena kita membuka ruang untuk berkolaborasi dengan siapapun, dan harapannya bisa mensejahterkan musisi atau pelaku, hingga membangun industri musik yang kita inginkan," sambung pria berusia 43 tahun ini.

Glenn Fredly rilis aplikasi 'Musik Bagus' / Credit: KapanLagi - Akrom SukaryaGlenn Fredly rilis aplikasi 'Musik Bagus' / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Menurut Glenn, banyak sekali musisi bertalenta di seluruh penjuru Indonesia yang masih belum dan sulit tereskpos. Mantan suami Dewi Sandra ini tak ingin potensi-potensi itu terpendam begitu saja..

"Jangan hanya melihat kota-kota besar. Anak-anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang punya talenta, luar biasa banyak. Kalau mereka diberi pemahaman akses permodalan, distribusi, hingga pengelolaan yang betul, maka tidak perlu ke Jakarta lagi. Karena banyak banget teman-teman yang punya potensi, sehingga ini bisa menjadi wadah dan rumah yang secara capability, transparansi itu bisa dinikmati secara menyeluruh," pungkas Glenn.